Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ketua DPRD Klungkung Imbau Warga Gunakan Hak Pilih dan Tolak Money Politik di Pilkada 2024

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 26 November 2024 | 16:40 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom.

BALIEXPRESS.ID - Menjelang hari pemungutan suara Pilkada Klungkung yang akan digelar pada Rabu (27/11/2024), distribusi logistik ke seluruh desa dan TPS di wilayah tersebut telah rampung pada Selasa (26/11/2024).

Namun, situasi politik memanas akibat dugaan praktik money politik melalui pembagian kupon beras. Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom mengingatkan pentingnya netralitas aparat penegak hukum serta penyelenggara pemilu dalam menjaga kepercayaan publik.

"Netralitas dan penegakan hukum harus menjadi prioritas KPU, Bawaslu, Kepolisian, dan TNI untuk memastikan Pilkada berjalan damai, aman, dan lancar tanpa mencederai nilai-nilai demokrasi, khususnya di Klungkung," ujar Gung Anom, Selasa (26/11/2024).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemilu dengan menggunakan hak pilih di TPS masing-masing. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak tergoda dengan praktik money politik yang merusak demokrasi.

"Gunakan hati nurani. Jika menemukan indikasi pelanggaran seperti money politik, dokumentasikan bukti yang ada dan segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum," tegasnya.

Gung Anom menambahkan, siapapun yang nantinya terpilih sebagai pemimpin adalah pilihan rakyat yang harus dihormati bersama. "Mari kita jaga persatuan dan mendukung proses demokrasi ini dengan penuh tanggung jawab," tutupnya.

Proses pemilu yang jujur dan adil menjadi harapan masyarakat Klungkung untuk melahirkan pemimpin terbaik bagi daerah tersebut. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#DPRD #hak pilih #pilkada #tps #politik uang #klungkung #Ketua #netralitas