Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dukung Program Wisata 3B, Dispar Ajukan Rp 5 Miliar ke Pusat Untuk Pembuatan Dermaga Ponton

Dian Suryantini • Rabu, 4 Desember 2024 | 21:35 WIB
Monumen Tri Yuda Mandala yang ada di pesisir Pelabuhan Tua Buleleng.
Monumen Tri Yuda Mandala yang ada di pesisir Pelabuhan Tua Buleleng.

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Buleleng terus berinovasi untuk mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Bali. Salah satu langkah terbarunya adalah rencana pembangunan dermaga ponton di Pelabuhan Tua Buleleng. Untuk mewujudkan proyek ini, Dinas Pariwisata Buleleng telah mengajukan dana sebesar Rp 5 miliar ke pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menyebutkan bahwa dermaga ponton ini akan menjadi solusi strategis untuk meningkatkan aksesibilitas dan daya tarik pariwisata.

“Kami ingin memastikan bahwa wisatawan memiliki pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan saat berkunjung ke Buleleng,” kata Dody, Rabu (4/12).

Pada 2024, Dinas Pariwisata Buleleng menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 1,3 juta jiwa. Hingga November, angka tersebut telah terlampaui dengan total kunjungan 1.448.005 wisatawan. Jumlah ini terdiri dari 547.232 wisatawan mancanegara dan 900.733 wisatawan domestik.

“Kami yakin angka ini akan bertambah karena Desember adalah puncak kunjungan wisatawan,” ungkap Dody.

Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Buleleng untuk menetapkan target baru sebesar 1,5 juta kunjungan wisatawan hingga Desember 2024.

Target itu juga akan dipasang di tahun 2025. Salah satu yang diupayakan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan adalah dengan mengaktivasi wisata paket 3B (Banyuwangi-Bali Barat-Buleleng), menggunakan fast boat. Uji coba jalur ini telah dilakukan pada September 2024. Namun, hasilnya menunjukkan bahwa dermaga di Lovina masih belum memadai untuk mendukung operasional kapal cepat.

“Kami sudah melaporkan kendala ini ke Kementerian Pariwisata. Rencananya, dana yang diajukan akan digunakan untuk membangun dermaga ponton dengan tiang pancang, kemungkinan besar di Pelabuhan Tua. Lokasinya lebih ideal karena perairannya cukup dalam,” jelas Dody.

Selain dermaga ponton, Buleleng juga mengandalkan proyek Jalur Shortcut Singaraja-Denpasar yang sedang dikerjakan. Jalur ini diharapkan mampu mempersingkat waktu tempuh, sehingga mempermudah akses wisatawan dari wilayah lain di Bali.

“Kami optimistis, dengan infrastruktur yang terus berkembang, target 1,5 juta wisatawan pada 2025 bukan hal yang mustahil,” ujar Dody. ***

Editor : Dian Suryantini
#ponton #dinas pariwisata buleleng #pelabuhan tua buleleng