Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perumda Dharma Santika Catat Pendapatan Sektor Perhotelan Capai Rp 900 Juta Per Bulan

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 5 Desember 2024 | 01:59 WIB

Ada foto, beberapa jenis produk pangan lokal yang disuplai Perumda Dharma Santika ke 43 hotel yang sudah menjalin Kerjasama.
Ada foto, beberapa jenis produk pangan lokal yang disuplai Perumda Dharma Santika ke 43 hotel yang sudah menjalin Kerjasama.

BALIEXPRESS.ID- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Santika Kabupaten Tabanan mencatat total penjualan ke hotel serta akomodasi wisata lainnya sebesar Rp 13 miliar per tahun selama periode 2021 sampai dengan tahun 2024.

Dengan pendapatan tersebut, Direktur Utama Perumda Dharma Santika, Kompiang Gede Pasek Wedha,

menyebutkan jika Perumda Dharma Santika mampu mencatatkan pendapatan per bulan sebesar Rp 700 sampai dengan Rp 900 juta per bulan.

Baca Juga: Ini Pemenang Kontes Festival Vokasi Satu Hati Pilihan Astra Motor Bali Yang Akan Terbang Ke Jakarta

“Dengan trend tersebut, untuk tahun 2025 kami berharap ada peningkatan transaksi dari sektor akomodasi pariwisata yakni hotel dan restoran, sehingga target pendapatan Rp 1 miliar per bulan bisa tercapai,” jelasnya Rabu (4/12).

Untuk saat ini, Dharma Santika disebutkan Pasek Wedha sudah menjalin kerjasama dengan 43 hotel yang ada di seluruh Bali, termasuk jaringan Marriot, dan Accord Group.

Kerjasama ini disebutkannya sesuai dengan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali.

Baca Juga: Diberdayakan BRI, Figur Inspiratif Lokal Gerakkan UMKM Ponorogo

Adapun bentuk Kerjasama yang dilakukan oleh Perumda Dharma Santika dengan industri pariwisata di Bali, Perumda Dharma Santika sebagai pemasok produk pangan lokal.

Seperti beras, telur dan sayur-mayur yang digunakan oleh industri perhotelan tersebut untuk menyediakan makanan dan minuman untuk para tamunya. 

“Dengan adanya Kerjasama ini, untuk kedepannya, kami berencana untuk memperluas jenis maupun volume komoditi yang disalurkan seperti ayam dan ikan laut dan beberapa jenis produk lainnya yang diperlukan oleh sektor pariwisata di Bali,” tambahnya.

Baca Juga: Jumlah Penutur Berkurang, Nyoman Parta Khawatir Bahasa Bali Akan Punah

Dengan adanya rencana perluasan ini, Pasek Wedha berharap akan berdampak pada pendapatan para petani dan peternak di Kabupaten Tabanan.

“Astungkara kedepannya pertumbuhan pariwisata bisa memberikan dampak lebih kepada peternak dan petani lokal yang menjadi supplier utama kami,” tambahnya. 

Editor : IGA Kusuma Yoni
#pariwisata #perumda #kerjasama #hotel #pangan lokal #akomodasi