Niluh Djelantik Desak Pemerintah Bali Buat Aturan Driver Taksi Online Wajib BerKTP Bali

Wiwin Meliana • Dipublikasikan Kamis, 5 Desember 2024 | 20:11 WIB

Warganet mengadu banyak driver taksi online tak berKTP Bali
Warganet mengadu banyak driver taksi online tak berKTP Bali

BALIEXPRESS.ID – Tak hanya Arya Wedakarna, Niluh Djelantik juga menyoroti terkait keluhan warga di Bali terkait banyaknya driver taksi online yang tidak memiliki KTP Bali.

Melalui akun media sosialnya, Niluh Djelantik Bali sudah semakin sumpek dan macet sehingga untuk mengekspansi bukan dengan merekrut driver online non KTP Bali.

Baca Juga: Mahasiswa Pesan Ganja 5,5 Kg Pakai Jasa Ekspedisi untuk Tahun Baru, Dibekuk BNNP Bali di Ubud

“Kami meminta klarifikasi dari @grabid @grabbalinusra dan juga aplikasi transport online lainnya terkait informasi di video ini,” tulis Niluh Djelantik dikutip pada Kamis (05/12/2024).

Niluh Djelantik pun meminta kepada pemerintah Bali untuk segera membuat aturan bahwa pengemudi mobil aplikasi online adalah berKTP Bali dan mobil harus berplat DK.

Pihaknya tak ingin warga lokal Bali bagaikan ayama mati di lumbung padi.

“Perihal ini kami sikapi dengan sangat serius dan kami masukkan ke dalam agenda rapat DPD RI,” jelasnya.

Baca Juga: Pameran 'Irony of Being' Tampilkan Tiga Perupa dengan Perspektif Kehidupan yang Mendalam

Sebelumnya, hal sama juga disampaikan oleh Arya Wedakarna dalam menyikapi keluhan warga terkait banyaknya driver taksi online yang tidak memiliki KTP Bali.

Menurut keluhan tersebut, perusahaan taksi online merekrut driver tanpa memperhatikan kewarganegaraan daerah atau KTP yang dimiliki oleh calon mitra.

Padahal, dalam ketentuan pendaftaran mitra Gojek atau Gocar yang umum, perusahaan hanya menerima KTP sesuai dengan asal daerah masing-masing.

Baca Juga: Pleno Tingkat Kabupaten Secepat Tendangan Bebas! Dalam Waktu Singkat, Sembilan Kecamatan, Tuntas!

Namun, Bali ternyata menjadi pengecualian. Dalam ketentuan pendaftaran untuk wilayah Bali, pihak perusahaan taksi online justru menerima semua jenis KTP dari seluruh Indonesia, tidak terbatas hanya pada warga Bali.

Hal ini memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Bali, yang merasa keberadaan driver non-Bali bisa memengaruhi perekonomian lokal dan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia bagi penduduk asli Bali.

 

Editor : Wiwin Meliana
bali ktp driver taksi online Niluh Djelantik