Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

HADEH! Sunhaji Penjual ES Teh Minta Prabowo Tolak Pengunduran Diri Gus Miftah

Wiwin Meliana • Senin, 9 Desember 2024 | 17:06 WIB

Beredar sebuah video Sunhaji menangis minta Presiden Prabowo tolak pengunduran diri Gus Miftah
Beredar sebuah video Sunhaji menangis minta Presiden Prabowo tolak pengunduran diri Gus Miftah

BALIEXPRESS.ID-Polemik yang melibatkan Gus Miftah, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, yang sempat mengolok Sunhaji, seorang penjual es teh di pengajiannya, terus menjadi perbincangan hangat.

Terbaru, sebuah video memperlihatkan Sunhaji menangis sambil memohon kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, agar menolak pengunduran diri Gus Miftah dari jabatan yang diembannya.

Baca Juga: MERESAHKAN! Dua Pelajar 14 Tahun Bobol Bengkel dan Gasak Motor di Denpasar

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @medsos_rame pada Senin (9/12/2024), Sunhaji tampak emosional saat menyampaikan permohonan tersebut.

"Saya, Sunhaji, saya menyayangkan keputusan Gus Miftah untuk mundur dari kabinet. Saya sudah memaafkan dan saling memaafkan. Saya mohon kepada Bapak Prabowo agar menolak pengunduran diri Gus Miftah," ucap Sunhaji dengan air mata yang mengalir.

Sebelumnya, pada Jumat (6/12), Gus Miftah secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, setelah polemik video ceramahnya yang viral.

Gus Miftah menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melakukan perenungan mendalam.

Baca Juga: Kenang Masa Kecil di Pantai Lovina, Wamen Niluh Puspa Janji Prioritaskan Penataan Ikon Bali Utara

 "Hari ini, dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden," ungkap Gus Miftah.

Dia menegaskan bahwa pengunduran diri ini adalah keputusan pribadi, bukan karena permintaan pihak lain.

"Keputusan ini saya ambil bukan karena permintaan siapa pun, tetapi sebagai bentuk rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab saya terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat," jelasnya.

Tanggapan datang dari Presiden Prabowo Subianto, yang menghargai pengunduran diri Gus Miftah dan menyebutnya sebagai tindakan ksatria.

Baca Juga: Mama Aisar Khaled Ucapkan Terimakasih Usai Dikirimi Rendang, Sinyal Restu untuk Fuji?

"Menurut saya, ini adalah tindakan ksatria. Beliau sadar telah salah ucap dan bertanggung jawab dengan mengundurkan diri. Itu tindakan yang patut dihormati," ujar Prabowo di Istana Merdeka, Jumat (6/12/2024).

Prabowo juga menambahkan bahwa Gus Miftah tidak memiliki niat buruk dalam ceramahnya.

"Saya kenal beliau, niatnya bukan untuk menghina atau merendahkan. Namun, mungkin karena gaya ceramahnya yang biasa digunakan di kalangan bawah, ucapannya jadi salah. Beliau sadar itu dan mengambil tanggung jawabnya," tambahnya.

Meskipun demikian, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah akan segera mencari pengganti untuk posisi Gus Miftah. "Nanti kita cari penggantinya," ujar Prabowo.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#pengunduran diri #Sunhaji #Ditolak #Prabowo #gus miftah