BALIEXPRESS.ID - Konflik antara dua kelompok remaja Bali yang dikenal dengan sebutan Geng Bali Timor (Balmor) dan Geng Kingkong nyaris berujung bentrokan di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan.
Beruntung, ketegangan yang terjadi beberapa hari lalu ini berhasil diredam melalui mediasi yang dipimpin langsung oleh Polsek Kuta Selatan bersama tokoh masyarakat setempat pada Jumat (6/12/2024).
Potensi Konflik di Tengah Perayaan Akhir Tahun
Kejadian ini memicu kekhawatiran akan gangguan keamanan di wilayah Kuta Selatan, terlebih menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H., membenarkan adanya mediasi tersebut.
"Kami telah melakukan mediasi, dan kedua kelompok telah berdamai," ungkapnya pada Minggu (8/12/2024).
Peran Tokoh Masyarakat dalam Mediasi
Mediasi tersebut turut dihadiri oleh tokoh masyarakat Jimbaran, termasuk Bendesa Adat Jimbaran I Gusti Made Rai Dirga Arsana Putra, Kepala Lingkungan Anggaswara I Wayan Sudina, dan Ketua Pecalang Desa Adat Jimbaran I Nyoman Suwirya.
Para pimpinan kelompok pemuda yang berselisih juga hadir untuk menyelesaikan konflik secara damai.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan keamanan di wilayah Kuta Selatan, yang merupakan salah satu destinasi wisata internasional.
"Kami mengimbau para pemuda untuk tidak mengulangi tindakan serupa yang dapat mencoreng citra wilayah dan meresahkan masyarakat," ujarnya.
Pesan Perdamaian untuk Generasi Muda
Kapolsek menambahkan bahwa hampir 80% tahanan di Polsek Kuta Selatan terkait kasus kekerasan, yang sebagian besar melibatkan konflik antar kelompok pemuda.
"Kami perlu menghentikan tren ini. Generasi muda harus menjaga Bali sebagai daerah pariwisata yang aman dan nyaman," tegas mantan Kapolsek Dentim tersebut.
Bendesa Adat Jimbaran, Jro I Gusti Made Rai Dirga Arsana Putra, juga mengingatkan para pemuda untuk tidak menambah beban permasalahan di Bali, seperti kemacetan, sampah, dan penurunan kunjungan wisata.
"Organisasi pemuda harus membina anggotanya agar memiliki karakter yang baik dan siap menyongsong Indonesia Emas," ujarnya.
Komitmen Menjaga Kamtibmas
Kapolsek berharap kesepakatan damai ini menjadi langkah awal untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kuta Selatan tetap kondusif.
"Mari bersama-sama menjaga tali persaudaraan dan menghindari konflik demi kebaikan bersama," tutup Kompol Yudistira.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya peran semua pihak, termasuk aparat, tokoh masyarakat, dan generasi muda, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis, khususnya di tengah momen perayaan akhir tahun. ***
Editor : I Putu Suyatra