BALI EXPRESS.ID - Hujan deras yang terjadi Senin (9/12) di Kabupaten Badung juga disertai dengan angin kencang.
Akibatnya sejumlah pohon pun tumbang hingga akhirnya menutupi jalan.
Dari laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung ada 10 pohon tumbang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Badung, Ketut Murdika menyatakan, sejak pagi hari sejumlah kejadian terjadi akibat hujan deras disertai anging kencang.
Setidaknya ia mengaku mendapatkan laporan ada 10 pohon tumbang.
“Di Kecamatan Petang, ada pohon tunbang di Banjar Auman, Desa Pelaga, dan di wilayah Banjar Bukit Munduk Tiying,” ujar Murdika.
Baca Juga: 5 Platform Trading Online Terbaik untuk Trader Crypto Pemula dan Berpengalaman
Selain itu ada juga pohon tumbang yang terjadi di Kecamatan Abiansemal. Seperti di wilayah Banjar Gumasih, Desa Mambal, di Banjar Ayunan, dan di Jalan Raya Blahkiuh, Banjar Beneh Kawan, Blahkiuh.
Kemudian di Kecamatan Mengwi, pohon tumbang di wilayah Banjar Tegalnarungan, Desa Sobangan, di Terminal Mengwi, dan wilahan Desa Kekeran.
Kemudian ada juga pohon tumbang di Kecamatan Kuta Utara, seperti di Jalan Nelayan, Desa Canggu dan Jalan Kulibul Kawan, Desa Tibubeneng.
Baca Juga: Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Tabanan Tingkatkan Kualitas RSUD Tabanan
“Dari seluruh kejadian pohon tumbang itu yang terparah di Banjar Tegalnarungan, karena menimpa warung milik warga,” ungkapnya.
Saking banyaknya kejadian akibat hujan deras disertai angin kencang, Murdika mengaku tidak seluruhnya dapat ditangani.
Seperti di Jalan Nelayan, Desa Canggu dan yang berlokasi di Terminal Mengwi.
“Besok pagi akan kami tangani kembali, karena kondisi sudah malam dan macet,” tegasnya.
Selain itu dari informasi yang dihimpun, pohon tumbang di Desa Kekeran Mengwi ternyata juga menimpa rumah milik warga.
Namun hal ini belum dapat dilakukan penanganan oleh BPBD Badung.
Sejumlah pohon tumbang tersebut pun ada yang menimpa kabel listrik.
Hanya saja telah dilakukan penanganan.
Dari banyaknya kejadian pohon tumbang, BPBD Badung pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada serta berhati-hati dalam beraktivitas. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga