BALIEXPRESS.ID - Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Bali dalam 24 jam terakhir mengakibatkan sejumlah bencana, terutama pohon tumbang.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, tercatat sebanyak 24 pohon tumbang di berbagai kabupaten/kota.
Dengan rincian yakni Kabupaten Gianyar ditemukan di 12 titik, Kabupaten Klungkung sebanyak 4 titik, Kabupaten Karangasem sebanyak 2 titik, Kabupaten Jembrana sebanyak 2 titik, Kota Denpasar sebanyak 2 titik, Kabupaten Badung sebanyak 1 titik dan Kabupaten Tabanan sebanyak 1 titik.
“Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, dalam rilisnya, Kamis (12/12).
Selain pohon tumbang, bencana lain yang terjadi akibat cuaca ekstrem ini meliputi dahan pohon patah terjadi di Karangasem, angin puting beliung terjadi di Kota Denpasar, tanah longsor terjadi di Jembrana, dan bahkan bangunan roboh di Bangli.
Namun, dikabarkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: BIKIN GEGER! Pria Paruh Baya Tergeletak di Pinggir Jalan Simpang Raya Kuta, Diduga Kelebihan Alkohol
“Estimasi kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 134,5 juta,” tambah Rentin.
Rentin mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada mengingat wilayah ini sudah memasuki musim hujan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, sebaiknya menghindari tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan bencana seperti tebing atau pohon besar,” ujarnya.
Baca Juga: Soal Isu Koloni Rusia Kuasai Desa Pancasari, Imigrasi Singaraja Tegaskan Hal Ini
BPBD Provinsi Bali juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Baca Juga: Aksi Buang Sampah Sembarangan Pergoki Warga, Pelaku Diciduk Satpol PP Buleleng
“Dengan meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan, kita bisa meminimalisir dampak buruk dari bencana,” tutup Rentin.(***)
Editor : Rika Riyanti