Aplikasi ini diluncurkan di PLUT Buleleng melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Penguatan Layanan UMKM melalui Penerapan Aplikasi Point of Sales Kasir Bali.
Acara ini diikuti oleh anggota kelompok tani KWT Kuncup Mekar, pendamping UMKM PLUT Buleleng, dan pelaku UMKM setempat.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber diantaranya Dr. Gede Sandiasa, M.Si, dari Universitas Panji Sakti sekaligus praktisi dan juri Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng; Desak Putu Pratiwi, SE, sebagai pendamping UMKM; dan Ir. Kadek Teguh Dermawan, M.Kom, dosen sekaligus praktisi pengembang aplikasi dari Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Universitas Pendidikan Ganesha.
Acara dihadiri oleh Kepala LPPM Universitas Pendidikan Ganesha, Prof. Suparta, M.Si, serta Dekan Fakultas Teknik Universitas Pendidikan Ganesha. Dalam sambutannya, Prof. Suparta memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan Inovokasi menegaskan bahwa ini merupakan wujud nyata kontribusi Undiksha dalam mendukung pelaku usaha melalui penelitian dan pengabdian masyarakat.
Hal serupa disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik, yang menekankan bahwa keberhasilan hibah kompetitif ini menunjukkan keseriusan dan kreativitas para peneliti Undiksha, khususnya Fakultas Teknik dan Kejuruan, untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Program-program kreatif seperti ini menjadi perhatian penting, khususnya bagi program studi vokasi, karena memiliki potensi besar untuk menghasilkan produk inovatif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Dengan memadukan riset dosen dan kontribusi mahasiswa, program-program ini tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat, seperti mendukung digitalisasi UMKM dan peningkatan layanan usaha.
Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi untuk menciptakan solusi praktis yang aplikatif dan relevan, memastikan bahwa hasil penelitian dan pengembangan teknologi dapat bermanfaat secara luas dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua peneliti sekaligus Koordinator Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Ir. Ketut Agus Seputra, S.ST., M.T, menjelaskan bahwa program ini merupakan rangkaian dari Hibah Inovokasi Kedaireka 2024 yang telah dimulai sejak September 2024.
“Program ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan penguatan usaha kepada mitra KWT Kuncup Mekar melalui pelatihan digital branding, workshop pengemasan produk, serta pengembangan platform digital aplikasi Point of Sales (POS) Kasir Bali. Aplikasi ini dirancang untuk mendukung peningkatan branding produk dan mempermudah saluran distribusi,” ungkapnya.
Sebelumnya, pemasaran produk KWT Kuncup Mekar hanya dilakukan melalui event pemerintah atau penjualan langsung di sekretariat.
Kini, KWT telah mampu melayani pre-order, pembayaran tunai saat pengiriman (COD), dan penjualan melalui aplikasi POS.
Dalam FGD, aplikasi Kasir Bali diperkenalkan secara lebih mendalam. Dengan fitur manajemen transaksi, pelaporan, serta kemampuan beroperasi secara offline, aplikasi ini dirancang untuk membantu UMKM di Buleleng menjalankan operasional bisnis dengan lebih efisien.
Aplikasi ini disediakan secara gratis bagi pelaku usaha, memberikan solusi digital yang praktis dan mudah diakses. Kunjungi Web Kasir Bali atau download melalui Google Playstore.
Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program Inovokasi Kedaireka 2024, sekaligus momentum penting dalam mendorong digitalisasi UMKM di Buleleng.
“Dengan aplikasi Kasir Bali, diharapkan UMKM dapat meningkatkan daya saing dan memperluas pasar, memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi lokal,” tutupnya. (dik)
Editor : I Putu Mardika