Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Dantini, Warga Bebalang Bangli yang Rumahnya Terendam Banjir hingga Seleher Orang Dewasa

I Made Mertawan • Selasa, 17 Desember 2024 | 16:01 WIB
Banjir melanda rumah Dantini di Kelurahan Bebalang, Kabupaten Bangli, Bali, Senin (16/12/2024).
Banjir melanda rumah Dantini di Kelurahan Bebalang, Kabupaten Bangli, Bali, Senin (16/12/2024).

BALIEXPRESS.ID- Banjir melanda Koramil 1626-01 Bangli dan dua rumah warga di Kelurahan Bebalang, Kabupaten Bangli, Bali pada Senin (16/12/2024) sore.

Dua rumah tersebut masing-masing milik Ni Wayan Dantini,61, dan I Made Murnawan.

Rumah Dantini termasuk paling parah. Ia memperkirakan ketinggian air mencapai seleher orang dewasa.

Dantini pun hanya bisa menyelamatkan sebagian kecil barang-barang yang ada di rumah tersebut.

“Airnya sekitar seleher. Saya tidak berani mengambil barang-barang. Tadi hanya ada anak-anak yang berenang membantu mengambil barang sebisanya,” kata Dantini.

Dantini mengungkapkan bahwa banjir mulai melanda rumahnya sekitar pukul 14.30 Wita.

Saat kejadian, ia berada di warungnya yang terletak bersebelahan dengan rumah tersebut, namun posisinya lebih tinggi.

“Tiba-tiba saya mendengar air sangat keras di Koramil. Saya lihat air menggenang di sana. Saya lihat lagi ke rumah, ternyata air lebih besar,” tuturnya.

Dantini hanya bisa pasrah melihat air menghanyutkan barang-barang di rumahnya.

Selain Dantini, rumah tersebut juga ditempati empat penghuni kost. Saat banjir melanda, semuanya berada di tempat kerja.

“Saya kasihan sama anak-anak kost, barang-barang semua terendam,” kata Dantini, lirih.  

Ia menuturunkan bahwa rumahnya terendam akibat luapan air dari sisi timur.

“Puluhan tahun saya di sini, baru kali ini banjir separah ini,” ungkapnya.

Ia pun berharap kepada pemerintah agar segera mencarikan solusi agar tidak ada banjir susulan.

Sementara untuk mengatasi banjir tersebut, BPBD dan Pemadam Kebakaran Bangli melakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa.  

“Tidak ada cara lain, kecuali disedot,” terang Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Wardana.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kejadian dua rumah yang terendam banjir dalam kondisi sepi.

Wardana pun mengimbau masyarakat tetap waspada menghadapi musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2025. (*)

Editor : I Made Mertawan
#bali #bangli #banjir