SINGARAJA, BALI EXPRESS - Batu kecubung, atau yang dikenal sebagai amethyst dalam bahasa Inggris, bukan hanya permata yang memukau mata, tetapi juga menyimpan banyak kisah menarik. Dari mitos Yunani Kuno hingga feng shui Asia, batu ini telah menjadi simbol kekuatan, perlindungan, dan ketenangan selama berabad-abad.
Seorang penggemar batu akik, Bagus Wijaya mengatakan, batu kecubung ini akan memberikan manfaat yang tepat bila dimiliki oleh seseorang yang lahir pada hari Kamis Legi (Kamis Umanis).
“Bagi saya, batu kecubung itu istimewa. Selain warnanya yang cantik, batu ini juga punya energi yang bikin hati tenang,” ujar Bagus Selasa (17/12) siang.
Bagus Wijaya juga menerangkan batu kecubung umumnya berwarna ungu. Batu ini juga dapat menangkal energi negatif. Bagi pemakai kecubung, auranya akan terasa lebih positif.
“Rasanya akan lebih tenang saja. Itu kalau percaya. Alam ini telah menyediakan segala hal yang dapat digunakan bagi tubuh kita,” ungkapnya.
Bagus pun memberikan tips sederhana untuk mengetahui batu-batuan yang asli dan yang palsu. Caranya cukup mudah. Hanya dengan meneteskan air di tengah-tengah batu. Bila airnya tetap berada di atas batu maka batu itu asli. Namun jika tetesannya jatuh ke samping maka batu itu bisa saja palsu.
“Kalau misalnya didekatkan ke permukaan kertas, dan tulisan pada kertas itu terlihat, maka itu kaca, bukan batu. Palsu,” papar Bagus.
Dikutip dari sumber fokus.co.id, nama ‘amethyst’ sendiri berasal dari kata Yunani ‘amethystos’ yang berarti ‘tidak mabuk’. Orang Yunani percaya batu ini mampu melindungi pemakainya dari efek mabuk alkohol. Selain itu, mitos lain menyebutkan bahwa batu kecubung adalah pelindung spiritual yang mampu menangkal energi negatif. Tak heran, batu ini sering digunakan dalam praktik meditasi dan ritual spiritual.
Secara ilmiah, batu kecubung adalah varian kuarsa dengan warna ungu khas. Warnanya yang memikat dihasilkan dari campuran besi dan radiasi alami selama pembentukannya. Batu ini memiliki tingkat kekerasan 7 pada skala Mohs, menjadikannya cukup tahan lama untuk digunakan dalam berbagai jenis perhiasan.
Selain di Yunani, batu kecubung juga punya tempat istimewa di budaya Asia. Dalam feng shui, batu ini dipercaya membantu menciptakan keseimbangan energi di dalam ruangan.
Dari sisi geografis, batu kecubung ditemukan di berbagai belahan dunia, mulai dari Brasil, Rusia, hingga Zambia. Namun, Bagus mengungkapkan bahwa Indonesia juga memiliki batu kecubung berkualitas.
Walaupun belum ada bukti ilmiah yang mendukung berbagai mitosnya, pesona batu kecubung tetap memikat banyak orang. Dari kepercayaan spiritual hingga keindahan estetika, batu ini terus menjadi favorit di dunia perhiasan. ***
Editor : Dian Suryantini