Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Tragedi Kecelakaan Maut di Jalan Denpasar - Gilimanuk, Bali: Satu Tewas, Dua Luka Berat Akibat Tabrakan Tiga Kendaraan

I Putu Suyatra • Jumat, 20 Desember 2024 | 17:51 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

BALIEXPRESS.ID - Sebuah kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Denpasar - Gilimanuk, tepatnya di kilometer 109-110, Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Rabu malam (18/12/2024) sekitar pukul 20.00 Wita.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban tewas, dua luka berat, dan dua lainnya mengalami luka ringan.

Kejadian ini turut menambah catatan kecelakaan di jalur padat yang menghubungkan Denpasar dan Gilimanuk, Bali.

Kapolsek Melaya AKP I Ketut Sukadana menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sebuah mobil boks tronton dengan nomor polisi D 9436 AI yang dikemudikan oleh Faridul Ilmi (28) melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

Diduga karena kelalaian, sopir tronton tersebut tidak memperhatikan kendaraan yang berhenti di depannya dan menabrak sepeda motor yang sedang berhenti.

Motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah sepeda motor DK 5816 WB yang dikendarai oleh Hayyi (43) asal Kelurahan Banjar Tengah, yang berboncengan dengan Iskak (60), warga Kelurahan Baler Bale Agung.

Saat itu, keduanya sedang menunggu antrean buka-tutup jalan akibat adanya upacara keagamaan yang sedang berlangsung di sepanjang jalur tersebut.

Akibat tabrakan tersebut, motor korban terdorong ke depan dan menghantam bagian belakang mobil carrier B 9120 UIN yang sedang berhenti di jalur tersebut.

Iskak, yang duduk di bagian belakang motor, terjatuh dan terlindas oleh dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Dia dinyatakan tewas di lokasi kejadian karena cedera parah.

Sementara itu, Hayyi mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Mobil boks tronton yang menabrak motor tersebut juga mengalami kerusakan di bagian depan, sementara mobil carrier B 9120 UIN yang terdampak juga mengalami kerusakan.

Berdasarkan laporan dari polisi, dua orang lain yang berada di lokasi kejadian, yang diduga adalah saksi atau pengendara lain, juga mengalami luka ringan.

“Korban tewas adalah Iskak, sedangkan Hayyi mengalami luka berat. Motor yang digunakan korban mengalami kerusakan berat setelah tertabrak. Sementara dua orang lainnya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan,” jelas Kapolsek Sukadana.

Proses penanganan kasus ini kini ditangani oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana.

Polisi telah membawa sopir tronton, Faridul Ilmi, untuk pemeriksaan lebih lanjut bersama dengan barang bukti yang ada di lokasi kejadian.

Kecelakaan ini terjadi di jalur yang dikenal cukup padat, terlebih pada jam-jam tertentu yang berhubungan dengan aktivitas upacara keagamaan.

Polisi mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama saat melintasi jalur yang sedang dilakukan buka-tutup jalan.

Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi pengendara yang melintas, agar tidak terjadi kecelakaan serupa yang merugikan banyak pihak.

Sementara itu, aparat kepolisian juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendalami penyebab utama kecelakaan ini dan menuntaskan penyelidikan untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan secara hukum. *** 

 

 
Editor : I Putu Suyatra
#bali #kecelakaan #Denpasar - Gilimanuk #jembrana