Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Soal WNA Diduga Party Esek-Esek di Canggu, Ngaku Pesta Sambut Nataru, yang Hadir Harus Bayar

I Gede Paramasutha • Selasa, 24 Desember 2024 | 00:00 WIB
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, Kombespol Made Sinar Subawa. (Bali Express/I Gede Paramasutha)
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, Kombespol Made Sinar Subawa. (Bali Express/I Gede Paramasutha)

BALIEXPRESS.ID – Dugaan party esek-esek dan penyalahgunaan narkoba oleh warga negara asing (WNA) di sebuah Villa Kawasan Canggu, Kuta Utara Badung, tengah didalami Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, Kombespol Made Sinar Subawa, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan dalam rangka operasi bersama mencegah penyalahgunaan narkoba jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Tim gabungan pun menemukan sekitar 50 WNA berkumpul di villa tersebut. Mereka baru selesai menggelar pesta, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai sisa party esek-esek.

Bahkan ada yang memakai narkoba. Meski tidak semua tamu dites urine karena keterbatasan alat, tes acak terhadap sembilan orang menunjukkan ada satu yang positif narkoba. 

"Kami amankan salah satu penyelenggara pesta dan satu orang lainnya yang hasil tes urinenya positif mengandung THC. Keduanya merupakan warga negara Rusia," ungkapnya, Senin 23 Desember 2024.

Dari hasil interogasi terhadap penyelenggaraan pesta yang diamankan, WNA Rusia itu mengaku menyewa vila tersebut untuk mengadakan pesta menyambut Nataru.

Ia menyebar undangan yang bersifat privat dan para tamu perlu membayar sejumlah uang untuk hadir.

Ternyata setelah didalami, BNNP Bali belum menemukan bukti kuat soal adanya party esek-esek. Hanya saja, pakaian yang digunakan para tamu memang tidak formal.

Namun terkait narkoba, selain ada yang hasil tesnya positif, petugas juga menemukan barang buktinya.

"Kami menemukan beberapa barang yang diduga narkotika. Barang-barang tersebut tidak ditemukan langsung pada tubuh para tamu, melainkan di sekitar area seperti sofa," tambahnya.

Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan jenis narkoba tersebut.

Saat ini, dua WNA yang diamankan masih menjalani pemeriksaan untuk menentukan peran masing-masing.

Selain itu, BNN akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi terkait kemungkinan deportasi bagi pelaku yang terlibat.

"Sebagian besar tamu lainnya hanya didata dan dipulangkan karena tidak ditemukan indikasi keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika. Operasi serupa akan terus kami lakukan secara acak guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkotika di wilayah Bali," tutupnya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#wna #canggu #esek-esek #party