BALIEXPRESS.ID-Polsek Nusa Penida, menindaklanjuti beredarnya video penutupan spot foto disebelah barat Objek Wisata Kelingking yang ditutup pemiliknya.
Personil Polsek Nusa Penida di bawah pimpinan Kanit Samapta Iptu I Wayan Wirya meninjau Lokasi Penutupan tersebut, Minggu (22/12/2024).
Baca Juga: Kesal Gegara Wisatawan Buang Sampah Sembarangan, Warga Tutup Spot Foto di Pantai Kelingking
Dari hasil peninjauan tersebut tersebut diperoleh informasi dari pemilik lahan, bahwa penutupan tersebut dilakukan karena pemilik lahan kesal dengan ulah wisatawan yang membuang sampah sembarangan saat berkunjung ke tempatnya.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta,S.Sos, menghimbau kepada para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata tidak membuang atau meninggalkan sampah.
Kompol Putra Sumerta menganjurkan sampah bisa disimpan terlebih dahulu, dan baru dibuang ketika menemukan tempat sampah yang disediakan di lokasi Objek wisata.
Baca Juga: Kajari Gianyar Tekankan Pentingnya Peran Sentra Gakkumdu dalam Mendukung Pemilu 2024
Sebelumnya, viral di media sosial pemilik lahan menutup akses spot foto di objek wisata Kelingking bagi para pengunjung, termasuk driver dan tour guide yang sering membawa wisatawan ke lokasi tersebut.
Spot foto yang ditutup oleh warga itu berada di sebelah barat Objek Wisata Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.
Keputusan ini diambil setelah pihak pengelola merasa prihatin dengan kebiasaan buruk sebagian besar pengunjung, terutama wisatawan yang kurang memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.
Sampah-sampah yang berserakan di sekitar titik foto dan jalur menuju pantai telah mencemari keindahan alam sekitar dan menjadi masalah serius yang harus segera ditangani.
Baca Juga: Polsek Kuta Utara Amankan Pelaku Perkelahian Diduga Driver Ojek Online di Bali
Spot foto yang dikenal dengan pemandangan indah tersebut kini ditutup dengan menggunakan dahan pohon kering sebagai tanda pembatas.
Bahkan dalam video yang diunggah oleh akun @infonusapendiaterkini,., terlihat seorang tour guide menjelaskan alasan penutupan spot foto tersebut kepada para wisatawan.
Terlihat di atas dahan pohon tersebut berisi pemberitahuan bahwa spot itu ditutup lantaran merupakan milik pribadi dan bukan untuk umum.
“Ditutup oleh pemilik lahan karena viral banyak sampah. Karena ini lahan pribadi dan bukan dibuka untuk umum,” bunyi tulisan tersebut dikutip pada Selasa (24/12/2024).
Editor : Wiwin Meliana