Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Kecelakaan Renggut Nyawa Pemuda NTT di Jalur Kintamani Sehari sebelum Natal

I Made Mertawan • Rabu, 25 Desember 2024 | 22:28 WIB
LAKA: Ilustrasi kecelakaan tiga kendaraan di Jalan Denpasar – Gilimanuk hingga membuat seorang penumpang motor tewas tergencet dua mobil.
LAKA: Ilustrasi kecelakaan tiga kendaraan di Jalan Denpasar – Gilimanuk hingga membuat seorang penumpang motor tewas tergencet dua mobil.

BALIEXPRESS.ID- Yohanis Pelipus Frare, 19, tak tertolong setelah mengalami kecelakaan di jalur utama Susut–Kintamani, tepatnya di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, pada Selasa (24/12/2024).

Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan rekannya yang dibonceng Semuel Galang Letde,17, harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Yohanis Pelipus Frare mengalami luka-luka dan meninggal dunia di tempat kecelakaan, sedangkan penumpang bernama Semuel Galang Letde mengalami luka-luka dan sedang dalam penanganan di RSUD Bangli,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangli Ipda I Ketut Karya pada Rabu (25/12/2024).

Karya mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.00 Wita.  

Karya menjelaskan, kecelakaan sekitar pukul 17.00 Wita itu bermula ketika sepeda motor yang kendarai Yohanis melaju dari arah selatan, menuju Kintamani.

Yohanis yang berasal dari Desa Kenarimbala, Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini tengah menuju Kintamani untuk mengambil pakaian di tempat tinggalnya dan membawanya ke Denpasar untuk merayakan Natal.

“Pengendara tinggal di gudang pakan ternak di Kintamani, sedangkan yang dibonceng tinggal di tempat cucian motor di Susut,” kata Karya.

Namun, setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor Yohanis melaju terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.

Yohanis kehilangan kendali atas kendaraannya diduga akibat hujan di tengah perjalanan.

Ia yang tidak menggunakan helm merunduk. Saat bersamaan, truk DK 8101 PV yang bermuatan pasir dan dikemudikan I Nyoman Kaca,40, datang dari arah berlawanan.

Yohanis yang diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya seketika menabrak bak bagian tengah samping kanan truk  tersebut.

Yohanis dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan jenazahnya kini masih dititip di RSUD Bangli.

“Sementara penyebab kecelakaannya karena hujan, pengemudi sepeda motor tidak memakai helm menyebabkan dia saat berkendara merunduk berakibat pada kendaraannya bergerak ke jalur kanan,” jelas Karya. (*)

Editor : I Made Mertawan
#kecelakaan #Kintamani #Natal