BALIEXPRESS.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, menyampaikan bahwa pembangunan tahap pertama Turyapada Tower telah selesai 100 persen.
Sebagai bagian dari uji coba, masyarakat kini dapat mengunjungi mahakarya tersebut secara gratis sebelum peraturan daerah (perda) terkait diberlakukan.
“Kita launching website Turyapada Tower dan kita lakukan soft opening untuk masyarakat bisa berkunjung ke Turyapada Tower. Pembangunannya tahap satu sudah selesai 100 persen,” kata Mahendra Jaya saat ditemui, Jumat (27/12).
Baca Juga: Dua Pemain Kunci Persebaya Absen Lawan Bali United, Paul Munster Beberkan Alasannya
Ia menjelaskan, masa uji coba ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi segala kekurangan.
“Saat ini sedang tahap pemeliharaan, tapi benar-benar kita kendalikan. Kita akan tahu kekurangan-kekurangan, mumpung masih masa pemeliharaan kontraktor untuk melakukan perbaikan,” tambahnya.
Mahendra Jaya juga menyebutkan bahwa Turyapada Tower dirancang untuk mengatasi blank spot di wilayah Bali Utara, khususnya di Buleleng.
Uji coba sinyal bersama beberapa stasiun TV telah menunjukkan hasil yang positif.
Selain itu, lokasi ini menawarkan sejumlah daya tarik, termasuk jembatan kaca dan pemandangan 360 derajat yang menampilkan keindahan tiga danau dari ketinggian.
“Masyarakat bisa menikmati semua ini secara gratis sebelum ada perdanya. Kita gratiskan agar masyarakat bisa menikmati. Nantinya pendaftaran dilakukan melalui website, karena sehari rencananya hanya dibatasi 60 orang, pagi 30 dan sore 30,” jelasnya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) Bali, Gede Pramana, turut memberikan penjelasan terkait pengelolaan kunjungan selama masa uji coba.
“Yang dilaunching hari ini adalah website untuk pendaftaran. Orang yang ingin datang ke Turyapada Tower harus mendaftar melalui website karena ada batasan satu hari 60 orang, pagi 30 dan sore 30,” ujar Gede Pramana.
Ia menambahkan bahwa masyarakat dapat menikmati berbagai fasilitas seperti jembatan kaca, restoran statis, dan pemandangan panorama 360 derajat dari atas.
Namun, skywalk belum dapat dibuka untuk umum.
“Mau berfoto bisa di sana, masyarakat bisa naik ke jembatan kaca, ke resto statis, dan menikmati view 360 derajat. Untuk skywalk, saat ini belum bisa dibuka,” imbuhnya.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, Diskominfo Bali telah menyiapkan sistem pengamanan dan pengawasan yang optimal.
Baca Juga: Detik-Detik Pemuda di Bali Meninggal Alami Kecelakaan, Diduga Hindari Kerumunan Anjing
Pengunjung diwajibkan mendaftar melalui website, dan akses masuk dilakukan dengan pemindaian QR Code.
“Siapa saja boleh ke sana, tidak harus warga Bali. Yang penting sudah mendaftar dan nanti discan pakai QR Code,” terang Gede Pramana.
Ia juga menjelaskan bahwa sinyal di Turyapada Tower masih dalam tahap pengujian.
Baca Juga: ASTUNGKARA! Pendaki Tersesat di Gunung Agung Akhirnya Ditemukan Selamat
“Sinyalnya masih tes, artinya banyak stasiun TV di dalamnya itu masih kita uji coba dan hasilnya berhasil,” katanya.
Selama masa uji coba, evaluasi akan terus dilakukan, termasuk penghitungan jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk operasional penuh.(***)
Editor : Rika Riyanti