BALIEXPRESS.ID-Perayaan pergantian malam tahun 2024 di Bali begitu semarak dengan pesta kembang api.
Namun gemerlap perayaan malam tahun baru di Bali dinodai dengan aksi tak terpuji sekelompok pemuda.
Baca Juga: Hati-hati Menyalip! Wanita Muda Asal Tabanan Terlindas Truk Tronton di Jalan Denpasar-Gilimanuk
Dalam video yang beredar luas di media sosial, sejumlah pemuda justru terlibat aksi tawuran.
Namun dalam tawuran tersebut, terlihat mereka melakukan perang kembang api dan juga mercon.
Terlihat dalam video yang dibagikan oleh akun @rikagancer280199 via akun @kutaselatan.news., sejumlah pria terlibat aksi saling serang dengan melempar mercon dan juga kembang api.
Baca Juga: Dukung Perbaikan Ekosistem Laut J Trust Bank Hadirkan Tora Blue Ocean Savings
Diduga aksi perang kembang api itu dilakukan di wilayah jalan Mahendradatta, Denpasar pada Selasa (31/12/2024) malam.
“Bukan untuk ditiru, sekelompok remaja melakukan aksi perang kembang api di Jalan MAhendradatta, selain menganggu ketertiban umum aksi ini sangat membahayakan,” tulis keterangan dalam video dikutip pada Kamis (02/01/2025).
Dalam aksinya, mereka saling melempar kembang api dan mercon yang sudah menyala bahkan di tengah situasi lalu lintas yang sedang ramai.
Tak pelak, aksi ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian tersebut.
Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Longsor di Karangasem, Warung dan Tempat Suci Rusak Parah
Namun aksi tersebut sontak menyita perhatian warganet yang ramai-ramai mengecam tindakan tersebut.
“Baru mikir kemarin, ini kok tumben ga ada larangan jual kembang api di jalan, biasanya tahun tahun lalu dibatasi untuk penjualan kembang api, nah kan gini akhirnya, manusia-manusia hutan semua yang beli,” tulis akun @komaangaryaa.
“Ngga ada aturan jadi ya begini,” tulis akun @m3lly_s.
“Para SDM rendah berkumpul di akhir tahun ya begini,” tulis akun @koniciwa_93.
Editor : Wiwin Meliana