BALIEXPRESS.ID-Kasus kematian pekerja Migran asal Buleleng, Bali menggemparkan jagad media sosial.
Pasalnya, Ni Ketut Nurhayati, 39 yang bekerja di Mayasia dikabarkan meninggal lantaran dibunuh.
Baca Juga: Prihatin Pantai Kuta Penuh Sampah, Aliansi Bali Angunggah Shanti Lakukan Bersih—Bersih Pantai
Kabar ini menyeruak, usai seorang teman di media sosial menggalang donasi untuk membantu kepulangan jasad korban.
Melalui akun media sosial @Srimulyani Dewi, akun tersebut membuka donasi untuk kepulangan jenazah korban.
Penggalangan donasi ini dilakukan lantaran keluarga korban kekurangan biaya untuk pemulangan jenazah yang diperkirakan mencapai Rp 18 juta.
Baca Juga: Teco Kritik Keputusan Wasit Erfan Efendi dalam Pertandingan Bali United vs Persib Bandung
Sementara dana yang terkumpul dari teman-teman di Malaysia baru mencapai Rp 8 juta sehingga masih kekurangan sekitar Rp 10 juta.
“Barang siapa yang berkenan membantu bisa tf ke no rekening Bank BNI 1796888717 A/N Luh Sri Mulyani (tiang sendiri)” tulis akun tersebut dikutip pada Rabu (08/01/2025).
Lebih lanjut, akun tersebut menyebut bahwa korban merupakan pekerja illegal sehingga membuat pengurusan kepulangan jenazah korban tak ditanggung.
Sebelumnya, Kasus pembunuhan tragis menimpa seorang pekerja migran asal Bali, Indonesia, Ni Ketut Nurhayati (39), di Malaysia.
Wanita yang berasal dari luar Bali namun menikah dengan pria asal Desa Gitgit, Buleleng, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Puchong, Malaysia, dalam kondisi mengenaskan.
Jenazah korban ditemukan pada Selasa (31/12/2024) pukul 22.15 waktu setempat.
Situs berita Malaysia, bharian.com, melaporkan bahwa tubuh korban berlumuran darah saat ditemukan di kamar hotel tersebut.
Peristiwa ini sontak mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga korban di Buleleng.
Polis Diraja Malaysia bergerak cepat dengan menahan dua orang warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam kasus ini.
Salah satu tersangka diketahui berkebangsaan Bangladesh. Namun, hingga kini, detail mengenai motif pembunuhan masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
Ni Ketut Nurhayati diketahui bekerja di Malaysia setelah menikah dengan pria asal Desa Gitgit, Buleleng.
Meski berasal dari luar Bali, ia menjadi bagian dari komunitas di desa tersebut.
Editor : Wiwin Meliana