BALIEXPRESS.ID-Nasib Nahas menimpa Ni Ketut Nurhayati, 39 seorang pekerja migran Bali yang menjadi korban pembunuhan di Malaysia.
Usai teman-temannya menggalang donasi untuk membantu biaya pemulangan jenazah korban, dikabarkan bahwa jenazah korban akan tiba di Bali pada hari ini Rabu, (08/01/2025).
Baca Juga: Catat Ya! DPRD Bangli Rancang Rapat Kerja Mingguan dan Lebih Sering Turun ke Lapangan
Melalui aku @Srimulyani Devi teman korban yang menggalang donasi, disebutkan bahwa donasi yang sudah dikumpulkan mencapai Rp 7 juta.
Donasi tersebut sudah diserahkan kepada anak korban.
Dari informasi yang diperoleh, disebutkan jika jenazah korban akan dipulangkan ke Bali hari ini.
Sementara itu, Perbekel Gitgit I Putu Arcana mengungkapkan dari pihaknya keluarga menyebut bahwa jenazah Nurhayati akan tiba di Bandara Ngurah Rai pada Rabu ini.
Baca Juga: Pekerja Migran Bali Dibunuh di Malaysia; Kesulitan Biaya Pemulangan, Teman Galang Donasi
Pihaknya pun akan mengutus kelihan dusun untuk berkoordinasi ke Disnaker mengingat korban bukan warga Gitgit lagi.
Disebutkan Nurhayati pindah administrasi ke Tulungagung sebelum menjadi PMI.
"Saya baru mendapat kabar dari keluarganya yang datang kemarin. Rilis resmi dari pihak berwenang di Malaysia belum ada," ujar Arcana dengan nada khawatir.
Menurut Arcana, Nurhayati menikah dengan salah seorang warga Gitgit dan memiliki anak-anak yang masih tinggal di desa.
Baca Juga: Prihatin Pantai Kuta Penuh Sampah, Aliansi Bali Angunggah Shanti Lakukan Bersih—Bersih Pantai
Namun, sejak Juli 2023, Nurhayati memutuskan untuk pindah domisili ke Tulungagung, Jawa Timur, dengan alasan mempermudah urusan administrasi agar bisa berangkat bekerja ke Malaysia.
Sejak saat itu, komunikasi dengan keluarga terputus, dan Arcana mengungkapkan bahwa ia tidak menerima kabar lebih lanjut dari Nurhayati hingga akhirnya menerima berita duka tersebut.
Editor : Wiwin Meliana