Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dikenal Baik dan Periang, Ini Obrolan Terakhir Ni Ketut Nurhayati dengan Teman Dekatnya

Wiwin Meliana • Rabu, 8 Januari 2025 | 17:23 WIB

Sosok Ni Ketut Nurhayati di mata temannya
Sosok Ni Ketut Nurhayati di mata temannya

BALIEXPRESS.ID-Kematian Ni Ketut Nurhayati, seorang pekerja migran asal Bali yang dibunuh di Malaysia menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Duka mendalam tak hanya dirasakan oleh keluarga, namun juga sahabat dan teman-teman mendiang Ni Ketut Nurhayati.

Salah satunya adalah Sri Mulyani Devi, teman mendiang yang menginisiasi untuk membuka donasi untuk Ni Ketut Nurhayati.

Baca Juga: Tiba di Bali Hari Ini, Jenazah Ni Ketut Nurhayati akan Dikuburkan di Desa Gitgit

Kepada Koran Bali Express, Sri Mulyani Devi menyebut bahwa ia mengenal korban sejak tahun 2023 lalu.

Mereka bertemu dan berteman ketika mengikuti pelatihan untuk bekerja ke luar negeri.

Ni Ketut Nurhayati di mata Sri Mulyani Devi adalah sosok yang baik dan periang.

Dirinya mengaku syok lantaran lama tak berkabar dan kini mengetahui temannya telah meninggal.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyebut bahwa terakhir berkomunikasi enam bulan lalu.

Baca Juga: Kisah Tragis Ni Ketut Nurhayati; Berangkat Melalui Agen, Pilih Jadi Tenaga Kerja Ilegal

Dalam obrolannya ia sempat menanyakan tentang pekerjaan kepada korban.

Korban sempat bercerita bahwa ia kabur dari tempatnya bekerja terdahulu.

“Namun sejak itu, nomornya sudah tidak aktif, saya pikir mungkin ganti nomor, karena dia memang sering ganti-ganti nomor,” jelas kepada koran ini pada Rabu (08/01/2025).

Pihaknya juga mengetahui kabar kematian Ni Ketut Nurhayati dari info Tulungagung lalu mengecek kebenaran berita tersebut.

“Dulu kan korban mengurus administrasi gak lulus dari Bali, lalu pindah domisili ke Tulungagung Jawa Timur untuk mempermudah mengurus surat-surat. Info tersebut di share di sana, jelas ga ada yang kenal,” jelasnya.

Baca Juga: Dibunuh di Malaysia, Jenazah Ni Ketut Nurhayati Dipulangkan ke Bali Hari Ini

Lebih lanjut, Sri Mulyani berinisiatif menggalang donasi lantaran mengetahui jika korban merupakan pekerja illegal.

Selain itu, pihaknya tahu keadaan keluarga korban sehingga berinisiatif untuk menggalang donasi untuk pemulangan jenazah korban.

Diberitakan sebelumnya, Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Buleleng dilaporkan menjadi korban kekerasan di Malaysia.

Korban adalah Ni Ketut Nurhayati, 39. Dia ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di sebuah kamar hotel yang ada di Puchong, Malaysia, pada Selasa (31/12/2024).

Jenazah mendiang Nurhayati dikabarkan akan dibawa ke Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada untuk dikebumikan.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Buleleng, Made Juartawan saat dikonfirmasi, membenarkan ada seorang TKI atau pekerja migran asal Buleleng yang meninggal di Malaysia.

Baca Juga: Catat Ya! DPRD Bangli Rancang Rapat Kerja Mingguan dan Lebih Sering Turun ke Lapangan

“Secara administrasi beralamat di luar Bali. Tapi informasinya, suaminya ada di Gitgit,” kata Juartawan saat dikonfirmasi pada Selasa (7/1/2025).

Menurut Juartawan, Nurhayati diketahui berangkat ke Malaysia menggunakan agen penyalur tenaga kerja. Belakangan dia memilih pindah tempat kerja, sehingga sejak saat itu agen lepas tangan.

“Setelah di Malaysia, sempat pindah kerja. Nah selanjutnya kerja dimana, kami belum tahu,” katanya.

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Denpasar. Hasilnya, nama Nurhayati tidak tercantum dalam data.

“Penelusuran sementara sih tidak terdaftar dalam data. Kami masih koordinasi lebih lanjut dengan BP3MI,” imbuhnya.

 

Editor : Wiwin Meliana
#periang #obrolan terakhir #pekerja migran #dibunuh #malaysia