Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kepastian Bagi Tenaga Honorer Buleleng: Optimalisasi Tenaga R2 dan R3 Tunggu Waktu

Dian Suryantini • Rabu, 8 Januari 2025 | 19:36 WIB

Optimisme Honorer Buleleng, Harapan Baru di Tengah Perjuangan Panjang
Optimisme Honorer Buleleng, Harapan Baru di Tengah Perjuangan Panjang

BALIEXPRESS.ID - Setelah bertahun-tahun menunggu kepastian, para tenaga honorer di Kabupaten Buleleng akhirnya bisa bernapas lega.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh harapan, BKPSDM dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng memberikan titik terang terkait optimalisasi tenaga honorer, khususnya untuk kategori R2 dan R3.

Baca Juga: Kapolsek Cinangka dan Dua Anggotanya Dimutasi, Buntut Kasus Penembakan Bos Rental Mobil

Pertemuan itu membawa angin segar bagi mereka yang telah lama mengabdi tanpa kepastian status, Rabu (8/1) siang.

“Kami merasa senang karena akhirnya ada kejelasan. Sesuai arahan BKPSDM dan Dinas Pendidikan, optimalisasi ini tinggal menunggu waktu,” ujar salah satu honorer, Wayan Septiana.

Ia telah mengabdikan diri selama sembilan tahun di perpustakaan SMP Negeri 1 Busungbiu, Buleleng.

 Baca Juga: Viral! Bus Transjakarta Tabrak Pengemudi Mobil, Bukan Minta Maaf Malah Kabur

Namun, jalan menuju kejelasan itu bukan tanpa liku. Sebelumnya, suasana hati para honorer jauh dari tenang.

Mereka mengaku sempat merasa kacau karena meskipun dinyatakan lulus dalam seleksi, informasi yang diterima simpang siur.

Bahkan, formasi yang tersedia di sekolah tempat Wayan bekerja hanya dua, sementara tenaga honorer yang terdaftar mencapai enam orang.

 “Kami sempat khawatir, tapi hari ini semua terjawab,” tambah Wayan.

 Baca Juga: Viral! Pedagang Pantai Kuta Berlomba Tangkap Ribuan Ikan Lemuru yang Terdampar di Pantai

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, turut memberikan komentar yang menohok.

Ia menegaskan, pemerintah, termasuk panitia seleksi, sudah memberikan jawaban yang menenangkan. Namun, ia juga menyoroti bahwa masih ada sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan.

“Masih ada yang tercecer, dan ini perlu dipertanyakan. Pemerintah harus memastikan bahwa semua honorer mendapatkan kepastian status Perjuangan tenaga honorer ini layak diapresiasi,” tegasnya.

 Baca Juga: Dikenal Baik dan Periang, Ini Obrolan Terakhir Ni Ketut Nurhayati dengan Teman Dekatnya

Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para honorer, pemerintah telah menetapkan target untuk menuntaskan persoalan tenaga honorer pada 2025.

“Ini bukan sekadar janji. Kita butuh tindakan nyata agar seluruh honorer dapat dihargai sesuai pengabdian mereka,” kata Ngurah Arya dengan nada optimis.

Dari total 269 tenaga honorer terdapat 248 orang berasal dari sektor pendidikan, sementara sisanya dari sektor kesehatan dan lainnya. Suasana pertemuan berlangsung penuh harapan, dengan para honorer akhirnya merasa perjuangan mereka mulai dihargai.

“Mereka yang telah mengabdi selama bertahun-tahun menantikan realisasi janji tersebut. Mereka telah mendedikasikan diri dalam berbagai sektor, terutama pendidikan, dan kini mereka berhak mendapatkan jawaban pasti dari pemerintah,” kata Ngurah Arya. (dhi)

 

Editor : Wiwin Meliana
#honorer #kepastian #BKPSDM #buleleng