Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pasca Tragedi Wisatawan Meninggal, Pemandu Gunung Agung Ingatkan Pendaki Gunakan Pemandu Lokal

Wiwin Meliana • Jumat, 10 Januari 2025 | 18:24 WIB

Pemandu Wisata Gunung Agung Beri Pesan Menohok Ingatkan Wisatawan untuk Gunakan Pemandu Lokal
Pemandu Wisata Gunung Agung Beri Pesan Menohok Ingatkan Wisatawan untuk Gunakan Pemandu Lokal

BALIEXPRESS.ID-Viral di media sosial, seorang pemandu wisata lokal di Gunung Agung memberi pesan menohok kepada wisatawan yang ingin mendaki.

Baca Juga: Dilaporkan ke Polda Bali Terkait Pemalsuan Tanda Tangan, Ini Penjelasan Pengacara Wirama

Dalam video yang dibagikan oleh akun @balitoday_, terlihat sejumlah pemandu lokal membawa banten (sesajen) dalam jumlah yang cukup banyak.

Banten tersebut dibawa diatas kepala mendaki ke Gunung Agung untuk mensucikan kembali wilayah tersebut.

Penyucian ini dilakukan pasca Warga Negara Korea Selatan bernama Kyung Dam Oh meninggal dunia saat mendaki tanpa pemandu pada Jumat 3/01/2025.

Baca Juga: Diamankan Polsek Nusa Penida, Pria Tanpa Busana Masuk Pekerangan Rumah Warga Minta Maaf

Pria berusia 31 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai dilakukan pencarian.

Dalam video yang dibagikan, pemandu wisata memberi pesan kepada turis yang ingin mendaki agar menghormati peraturan yang ada di wilayah tersebut.

Salah satunya dengan menggunakan pemandu lokal ketika ingin mendaki.

Pemandu itu juga memperlihatkan sejumlah pemandu lokal harus bekerja keras membawa banten ke puncak gunung untuk mensucikan area lokasi turis WNA Korea Selatan ditemukan meninggal.

Baca Juga: Viral! Pria Tanpa Busana Masuk Pekarangan Rumah Warga Nusa Penida, Mengaku Dari Bandung

“Dia mendaki tanpa pemandu, jadi bukan hanya keluarga, bukan hanya mayatnya yang mati tetapi pemandu harus bekerja ekstra tanpa penghasilan apapun selama 5 hingga 7 hari pendakian akan ditutup,” jelas pemandu lokal tersebut dikutip pada Jumat (10/01/2025)

Pihaknya pun berharap ke depan agar turis-turis yang ingin melakukan pendakian menggunakan jasa pemandu lokal di sana.

Sontak saja unggahan tersebut mengundang beragam tanggapan warganet di media sosial.

“Kalau sudah gini apa ada bantuan dari pihak keluarga yang meninggal,” tulis akun @wayne_abrai.

Baca Juga: Sempat Histeris Saat Akan Ditahan, Agus Buntung Beri Kata-Kata; Kebenaran Akan Terungkap

“Besok bikin aturan yang lebih ketat saja, seperti gunung Fuji di area tertenty kalau tidak pake pemandu ga diijinkan mendaki,” tulis akun @nadsasmita.

“Mecaru perlu biaya besar juga, jangan sok sokan mendaki tanpa pemandu, Rahayu pak, dumogi rejeki lancar,” tulis akun @archieketut7.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#mendaki #gunung agung #lokal #tragedi #pemandu