Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragis! Balita asal Australia Meninggal Usai Jatuh ke Kolam Renang Villa di Kuta Utara

I Gede Paramasutha • Sabtu, 18 Januari 2025 | 13:13 WIB
Kapolsek Kuta Utara AKP Agus Pasek Sudina cek villa tempat Balita Australia jatuh ke kolam. (Bali Express/Istimewa)
Kapolsek Kuta Utara AKP Agus Pasek Sudina cek villa tempat Balita Australia jatuh ke kolam. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Berwisata di Pulau Dewata berujung duka bagi sebuah keluarga asal Australia. Mereka kehilangan balita berusia tiga tahun akibat insiden di kolam renang salah satu villa di Kuta Utara, Badung, pada Kamis 16 Januari 2025.

Balita berjenis kelamin perempuan itu diduga jatuh ke kolam renang villa yang tepatnya berada di Kawasan Jalan Beraban, Kerobokan Kelod, Kuta Utara. Hingga, anak berinisial JAE tersebut dinyatakan meninggal dunia. 

Kasi Humas Polres Badung Ipda I Putu Sukarma menerangkan, keluarga balita itu check in di villa memakai nama seorang pria inisial RAE. Singkat cerita, sesaat sebelum kejadian, mereka seharusnya check out pukul 12.00 WITA.

Namun, warga asing tersebut meminta extra time kepada pihak villa. "Pihak keluarga meminta tambahan waktu tinggal selama dua jam, sehingga bisa check out pukul 14.00 WITA," ujarnya, Sabtu 18 Januari 2025. 

Tak disangka oleh mereka, di waktu tersebut terjadi petaka. JAE terjatuh ke kolam renang.

Lalu, kedua orang tuanya memakai jasa ojek online untuk membawa anak itu ke sebuah klinik di Kerobokan Kelod sekitar pukul 13.30 WITA.

"Menurut keterangan dokter klinik berinisial DMDS, korban sampai di sana sudah dalam keadaan tidak sadar," tambahnya.

Di sana, JAE diberi pertolongan pertama dengan dicek semua tanda vital dengan menggunakan Oksimeter.

Kala itu didapati denyut nadinya masih terdeteksi, serta masih ada kadar oksigen dalam darah.

Maka selanjutnya, balita ini dirujuk ke Rumah Sakit BIMC dengan menggunakan mobil ambulance milik Praktek Dokter tersebut.

"Selama di perjalanan masih dilakukan penanganan pertolongan pertama," tandasnya.

Setibanya di RS BIMC, korban langsung di bawa ke UGD dan diterima oleh dokter jaga untuk diberi penanganan.

Ironisnya, dari pengecekan terhadap denyut nadi sudah tidak teraba dan napas sudah tidak ada.

Dokter RS BIMC sempat melakukan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk mengembalikan fungsi jantung dan pernapasan anak tersebut.

Sayangnya, kondisi korban tidak ada peningkatan. Berikutnya dilakukan pengecekan dengan menggunakan EKG, dan akhirnya nyawa gadis malang itu tak tertolong. 

"Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.58 WITA," ucapnya. Selanjutnya, RS BIMC mengubungi mobil jenazah untuk membawa dan menitipkan jasad JAE ke RS Darmayadnya Denpasar. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#balita #kolam renang #australia #kuta utara #meninggal