BALIEXPRESS.ID- Bayi perempuan yang ditemukan di garasi warga Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali, Bangli, kini menunjukkan perkembangan kesehatan yang semakin baik setelah hampir sepekan menjalani perawatan intensif di RSUD Bangli.
Pihak RSUD Bangli telah memberikan nama Arunika kepada bayi yang ditemukan pada Senin (13/1/2025).
Menurut Direktur RSUD Bangli, dr. I Dewa Gede Oka Darsana, Sp.An, nama itu dipilih karena mengandung doa dan harapan.
Arunika diartikan sebagai harapan agar kelak bayi ini bisa tumbuh menjadi seorang wanita yang bersinar seperti mentari pagi, membawa pencerahan dan kebaikan bagi sesama.
Saat ini, bayi Arunika masih dalam perawatan tim spesialis anak dan perawat perinatologi RSUD Bangli.
Perawatan difokuskan pada penggunaan inkubator, pencegahan infeksi, serta peningkatan berat badan.
Oka Darsana menjelaskan bahwa saat pertama kali ditemukan, berat bayi hanya 1.450 gram dan usianya baru mencapai 34 minggu masa kehamilan.
Terlepas dari perawatan tersebut, ternyata banyak pihak yang berminat mengadopsi Arunika, dengan jumlah lebih dari lima orang.
Namun, pejabat asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli ini menyatakan belum saatnya mengambil langkah tersebut. Hal ini karena bayi Arunika masih dalam perawatan.
Pihak rumah sakit sedang mengupayakan agar berat badannya mencapai minimal 1.800 gram serta memastikan tidak ada infeksi atau penyakit penyerta lainnya.
Selain itu, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
“Kewenangan adopsi tentu nanti ranahnya di pihak terkait, Dinas Sosial, kepolisian dan atau Pengadilan. Tugas kami di RSUD Bangli tentu harus hadir dalam perawatan dan penanganan status kesehatannya,” terang Oka Darsana pada Minggu (19/1/2025).
Untuk pembiayaan pengobatan, hingga saat ini sepenuhnya masih ditanggung oleh RSUD Bangli.
Sementara itu, bantuan berupa susu, pakaian, dan popok telah banyak diterima melalui donasi.
“Kami menerima dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat,” katanya.
Kapolres Bangli AKBP I Gede Putra pada Jumat (17/1/2025) mengatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Bangli mulai menemui titik terang.
Arah penyelidikan kini mengerucut pada pengendara sepeda motor yang diduga terlibat.
Namun, ia belum mengungkap secara detail perkembangan penyelidikan kasus ini.
“Mulai meruncing. Kalau sudah terungkap pasti kami sampaikan,” janjinya. (*)
Editor : I Made Mertawan