BALIEXPRESS.ID - Tanah longsor di Desa Ubung Kaja, Denpasar, Senin (20/1) menyisakan duka yang mendalam.
Sebab proses pencarian korban, tiga dari 8 orang telah dinyatakan selamat.
Kronologi kejadiannya pun telah terungkap bahwa para korban ini baru seminggu menempati rumah kos yang tertimbun longsor.
Baca Juga: Breaking News! Rumah Kos Tertimbun Longsor di Denpasar, Empat Orang Belum Ditemukan
Dari hasil pemantauan, hingga pukul 16.00 Wita Tim gabungan masih mencari satu orang korban.
Proses evakuasi yang menggunakan alat berat ini pun telah mencapai titip akhir.
Sebelum adanya tanah longsor, seorang penghuni kos, Sulaiman, 35, mengaku sedang membersihkan kandang ayam miliknya.
Baca Juga: Longsor di Ubung Kaja Denpasar, Satu Meregang Nyawa, Empat Masih Tertimbun, ini Daftar Korban
Ia pun mengambil air untuk menyiram kandang tersebut.
Kemudian dirinya berencana pergi meninggalkan rumah kos.
Namun saat itu ia melihat teman di sebelah kamar kos, lantas ditanya apakah akan kerja atau tidak.
Baca Juga: Duka Keluarga Korban Longsor di Desa Pikat; Mudiana Hanya Minta Canang Sebelum Pergi ke Pasraman
“Dia menjawab, katanya masih nunggu teman yang beli gas. Karena dia mau masak,” ujarnya.
Namun saat itu ada sebuah batu yang terjatuh.
Batu tersebut pun mengenai kakinya.
Sulaiman awalnya tidak menyangka batu pertama yang mengenai kakinya adalah awal terjadinya longsor.
Sebab setelah batu tersebut, dia yang hanya tinggal sendiri di kamar kos melihat tebing yang mulai longsor.
“Saya langsung lari kelur kos,” ungkap pria yang tinggal di rumah kos sekitar setahun.
Dari penuturannya, saat itu ada 8 orang yang tinggal di dua kamar kos sebelahnya.
Ia pun tidak sempat memberi kabar kepada tetangga kosnya tersebut.
Namun setelah kejadian Sulaiman mengaku melihat dua orang yang berhasil selamat.
“Longsor kebetulan langsung menimpa kamar kos,” ucapnya.
Sementara teman korban, Imam Wahyu Aji, 24, sebelum kejadian ia menginap di salah satu kamar kos. Saat itu ia mengaku tidur bersama lima temannya. Sementara empat orang lainnya berada di kamar sebelah.
Pihaknya mengaku, sebelum kejadian dirinya pulang ke rumah kontrakan sekitar pukul 06.30 Wita.
Namun sekitar pukul 07.00 wita dirinya mendapatkan telah terjadi longsor.
“Saya kebetulan sudah sampai kontrakan di bawah, saya dapat kabar sudah terjadi longsor,” ucap pria asal Lombok tersebut.
Imam menerangkan, korban yang tertimpa longsor baru seminggu tinggal di rumah kos tersebut.
Namun nasib berkata lain, ada empat orang korban yang kini telah ditemukan meninggal dunia.
Sedangkan hingga pukul 16.30 Wita satu orang masih belum ditemukan. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga