Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

TRAGEDI MENGERIKAN DI BALI! Longsor Rumah Kos di Denpasar, 5 Tewas dan 3 Luka-luka: Korban Selamat Ungkap Detik-detik Menegangkan Itu

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 21 Januari 2025 | 02:06 WIB

Proses pencarian korban longsor di Denpasar, Bali.
Proses pencarian korban longsor di Denpasar, Bali.

BALIEXPRESS.ID - Sebuah tragedi mengerikan terjadi di Jalan Kendedes, Gang I, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Bali, Senin (20/1), ketika sebuah rumah kos tertimbun longsor dari tebing setinggi sekitar 50 meter.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WITA ini mengakibatkan dua kamar kos tertimbun material longsoran, yang menelan korban jiwa.

Laporan awal menyebutkan lima orang meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka.

Tim Gabungan Lakukan Evakuasi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa proses evakuasi dimulai segera setelah pihaknya menerima laporan tentang longsor pada pukul 06.30 WITA.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, aparat desa, serta warga setempat langsung diterjunkan.

Bahkan, evakuasi pun dibantu dengan penggunaan ekskavator milik Dinas PUPR Denpasar.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 16.45 WITA, ketika korban terakhir berhasil ditemukan.

Sidakarya mengungkapkan bahwa lamanya proses evakuasi disebabkan oleh posisi korban yang sangat dalam akibat longsoran tanah yang cukup tinggi.

"Tebing yang sangat curam membuat korban terkubur sangat dalam, sehingga kami membutuhkan ekskavator untuk mengevakuasi," ujarnya.

Penyebab Longsor: Tanah Labil Setelah Hujan Deras

Menurut Sidakarya, longsor diperkirakan terjadi akibat kondisi tanah yang labil, mengingat sehari sebelumnya terjadi hujan deras dengan intensitas cukup lama.

Posisi rumah kos yang terletak tepat di bawah tebing 50 meter semakin memperburuk keadaan.

"Dua kamar kos tertimbun dari empat kamar yang ada. Semua korban yang kami cari sudah ditemukan, dengan tiga orang selamat dan lima orang meninggal dunia," tambahnya.

Korban luka-luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Surya Husada di Ubung, sementara jenazah korban yang meninggal dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah.

"Korban yang ketujuh ditemukan terluka di bagian kepala, namun tubuhnya utuh," tambah Sidakarya.

Baca Juga: Kisah Sukses Budidaya Jambu Kristal, Petani di Bali Raup Keuntungan Puluhan Juta Tiap Bulan

Kisah Penghuni Kos yang Selamat

Sulaiman, salah satu penghuni kos yang berhasil selamat, menceritakan detik-detik sebelum longsor terjadi.

"Saya sedang membersihkan kandang ayam dan berencana pergi meninggalkan rumah kos. Tiba-tiba ada batu besar jatuh dari tebing, lalu saya melihat longsor datang dan langsung menyelamatkan diri," kata Sulaiman.

Sementara itu, Imam Wahyu Aji, 24, yang juga tinggal di rumah kos tersebut, mengungkapkan kesedihannya.

"Saya sempat menginap di kos tersebut, namun sebelum kejadian saya sudah pulang ke kontrakan. Begitu mendengar kabar, saya sangat terpukul. Lima teman saya yang baru seminggu tinggal di sana tewas," ujarnya.

Kejadian tragis ini semakin menyedihkan, mengingat para korban baru saja mulai menempati rumah kos tersebut.

Imam menambahkan, "Kami semua tidur dalam satu kamar semalam. Di kamar sebelahnya, ada lagi empat teman yang juga menjadi korban."

Dengan cuaca yang tak menentu dan tebing yang rawan longsor, peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam yang bisa terjadi kapan saja, terutama di wilayah rawan longsor.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan di kawasan rawan bencana. *** 

 
Editor : I Putu Suyatra
#bali #ubung #denpasar #rumah kos #longsor