BALIEXPRESS.ID- Jagat media sosial dihebohkan dengan adanya bule wanita asal Colombia yang jadi korban begal, tapi mengaku diminta bayar saat buat laporan oleh oknum polisi di Polsek Kuta.
Baca Juga: Viral Mobil Terbakar di Nusa Dua, Ternyata Bawa 11 Jerigen BBM, Polisi Sebut Sopir Kabur
Dalam rekaman video yang diunggah akun Instagram balibackseat pada 19 Januari 2025, diperlihatkan bule yang belum diketahui namanya tersebut diantar oleh driver transportasi ke Polsek Kuta untuk buat laporan.
Usai melapor, wanita ini ditanyai oleh driver, bagaimana pengalamannya di sana. Namun, bule tersebut memberikan pengakuan mengejutkan.
Dia menyebutkan bahwa dimintai bayaran Rp 200 ribu oleh oknum yang menangani pelaporannya.
Baca Juga: Diusut Propam, ini Pengakuan Polisi Kuta Soal Bule Korban Begal Diminta Bayar Rp 200 Ribu
"They took me to small room, and they asked me for money (Mereka membawa saya ke sebuah ruangan kecil, dan mereka meminta uang kepada saya)," ucap wanita itu.
Turis wanita itu pun berharap agar kasusnya segera ditindaklanjuti.
Sontak, akun tersebut mempertanyakan, apakah membayar saat membuat laporan ke polisi adalah hal yang wajar atau tidak?
Video pengakuan mengejutkan itupun menjadi viral dan menuai beragam respons warganet di media sosial.
Tak terkecuali oleh Anggota DPD RI Bali, Arya Wedakarna.
Melalaui akun media sosial pribadinya, Arya Wedakarna pun mengunggah video viral tersebut.
Baca Juga: Polres Gianyar Bekuk Maling Spesialis Sekolah, Terungkap Pelaku Beraksi di Sembilan Lokasi
Pihaknya pun mempertanyakan kebenaran video yang viral tersebut.
“Punapi niki? Laporan dimintakan Rp 200.000? ada yang tahu di Polsek mana ini?” tulis AWK dikutip pada Selasa (21/01/2025).
Pihaknya juga meminta agar kasus tersebut diatensi oleh Kapolri.
“Atensi Kapolri @listyosigitpurnomo @divisihumaspolri kasian nama Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Mohon segera klarifikasi,” tulisnya.
Sementara unggahan tersebut juga mendapat beragam respons warganet di media sosial.
“Jangan pernah berurusan sama yang namanya rumah sakit dan kantor polisi,” tulis akun @ajikdewa_nuel.
Baca Juga: Hotman Paris Dukung Penutupan PARQ Ubud, Sebut Pemda Gianyar Hebat dan Tegas
“Super taxinya tolong pulang kampung dulu, takutnya polisinya bukan membenahi diri tapi nyari kambing hitam,” tulis akun @sneaker4beast.
“Itu termasuk begal lagi gak?” tanya akun @tiko_dc.
Editor : Wiwin Meliana