BALIEXPRESS.ID-Identitas jasad wanita yang diduga WNA ditemukan di bebatuan Tebing Pura Luhur Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, pada Kamis 9 Januari 2025 masih misterius.
Wanita asing itu sudah dalam keadaan tewas di Tebing Pura Uluwatu dengan luka-luka di sekujur tubuhnya.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Belum Jangkau Semua Siswa, Presiden Prabowo Minta Maaf
Terkait hal itu, Sat Polair Polresta Denpasar meminta bantuan kepada masyarakat yang mengenal mrs. X tersebut agar menghubungi keluarganya.
Adapun ciri-ciri korban di antaranya memiliki sejumlah tattoo di tubuhnya.
Terdapat tattoo Salib di punggung atas, terdapat tattoo abstrak dari ketiak sebelah kanan hingga pinggang.
Pada jari tengah kanan terdapat cincin kuning, sementara pada pergelangan tangan kanan terdapat gelang tali.
Baca Juga: Oknum Pemangku Pura Melanting Diduga Gelapkan Sesari, Pengempon Pura Pulaki Beri Klarifikasi
Ciri-ciri lainnya pada kuku jari menggunakan cat kuku berwarna pink.
Saat ditemukan korban menggunakan long dress hitam lengan panjang.
“Agar menghubungi Sat Polair Polresta Denpasar Hp 0821-4522-4647,” tulis keterangan dalam unggahan akun @polrestadenpasar dikutip pada Kamis (23/01/2025).
Sebelumnya diberitakan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, pihaknya menerima informasi kejadian ini dari Balawista Badung pukul 10.20 WITA.
Bahwa ada saksi mata yang melihat sesosok tubuh yang hanya mengenakan pakaian warna hitam dengan posisi tertelungkup di bebatuan.
"Diperkirakan ketinggian tebing berkisar 68 meter di atas permukaan laut, karena kondisi yang ekstrim, mereka meminta bantuan untuk mengevakuasi," ujarnya.
Maka, pihaknya mengerahkan 12 personel ke lokasi dengan dilengkapi peralatan ekstrikasi. Upaya evakuasi juga melibatkan Polair Polresta Denpasar, Brimob Polda Bali, Polsek Kuta Selatan.
Selain itu, SAR 115, Pol PP Kabupaten Badung, ORARI, Linmas Desa Pecatu, pemandu wisata, hingga warga setempat.
Tim SAR lebih dahulu melakukan observasi medan memakai drone thermal. Baru kemudian memasang sistem untuk menurunkan personel ke tempat korban.
Baca Juga: Berhasil Salurkan KUR Rp184,98T, Ini Jurus BRI Jaga Kualitas Kreditnya
Setelah posisi jenazah dapat dipastikan, maka tim menurunkan satu orang petugas secara perlahan menggunakan tali.
Proses ini berlangsung dramatis, sebab mereka harus segera menjangkau korban, karena kondisi air laut mulai pasang.
Editor : Wiwin Meliana