Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Wayan Koster dan Giri Prasta Segera Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Sertijab Digelar 7 Februari

Rika Riyanti • Jumat, 24 Januari 2025 | 19:17 WIB

 

Paslon nomor urut 2, I Wayan Koster - I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) yang meraih suara tertinggi.
Paslon nomor urut 2, I Wayan Koster - I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) yang meraih suara tertinggi.

 

 

BALIEXPRESS.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto akan melantik para kepala daerah terpilih tanpa sengketa pada 6 Februari 2025 mendatang di Jakarta.

Termasuk, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2025-2030, Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta.

Serah terima jabatan (sertijab) dari Penjabat (Pj.) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur definitif akan berlangsung sehari setelahnya, yakni pada 7 Februari 2025 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, dengan agenda singkat yang melibatkan Forkopimda Bali dan tokoh masyarakat.

Baca Juga: Yudist Ardhana, Dari Pesulap Berprestasi hingga YouTuber Multitalenta

“Setelah itu (Gubernur dan Wakil Gubernur Bali definitif) mulai melaksanakan tugas,” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Jumat (24/1).

Dewa Indra menyampaikan bahwa pelantikan yang melibatkan kepala daerah terpilih akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk mendengar arahan Presiden secara langsung dan mengimplementasikannya secara efektif di daerah masing-masing.

“Bapak Presiden punya kesempatan untuk memberikan brief kepada semua kepala daerah untuk memastikan semua program prioritas nasional dilaksanakan dengan baik di daerah,” jelasnya.

Baca Juga: Gek Cantik: Kreativitas, Seni, dan Pesona yang Membuatnya Bersinar

Sementara itu, Kepala Biro Umum dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Bali, I Wayan Budiasa menyampaikan sertijab antara Pj Gubernur Mahendra Jaya dan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali definitif direncanakan berlangsung pagi hari pukul 10.00 Wita.

Acara akan dihadiri pimpinan Forkopimda Bali dan tokoh-tokoh di Bali.

“Direncanakan ada serah terima memori jabatan dari Pak Pj Gubernur kepada Gubernur yang telah dilantik, kedua ada sambutan dari Pak Pj Gubernur dan Gubernur baru Pak Koster,” bebernya.

Budiasa menyatakan acara sertijab akan singkat dan padat, digelar bersamaan dengan sidang paripurna khusus DPRD Bali untuk mendengar pidato perdana Gubernur Bali periode 2025-2030, karena renovasi atap gedung sidang DPRD Bali.

“Dua agenda dijadikan satu dengan tidak mengurangi substansi acara. Tapi ini masih bahan diskusi di tingkat pimpinan, sehingga acaranya efektif dan efisien,” kata Budiasa. 

Budiasa menambahkan, pihaknya belum menerima kabar detail mengenai pelaksanaan pembinaan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang Jawa Tengah oleh Presiden.

Baca Juga: Mantan Menteri ATR Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Pagar Laut di Tangerang, Akbar Faizal Beri Sindiran Menohok

“Soal itu kami juga masih menunggu rapat dengan pihak Jakarta (Kemendagri). Sampai saat ini juga belum dijelaskan soal agenda pelantikan termasuk bagaimana pakaiannya, teknisnya, termasuk kapan gladinya juga belum ada informasinya,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Komisi II DPR RI bersama Mendagri, Bawaslu, KPU, dan DKPP menyepakati pelantikan kepala daerah tanpa sengketa di MK dilakukan pada 6 Februari 2025.

Di Bali, Gubernur-Wakil Gubernur Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta serta bupati dan wali kota terpilih dipastikan dilantik pada tanggal tersebut, karena tidak ada sengketa Pilkada.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #wayan koster #jakarta #giri prasta #sertijab