BALIEXPRESS.ID – Penemuan jasad mengapung di aliran sungai yang sempat membuat heboh warga akhirnya terungkap. Jasad tersebut diketahui adalah Nengah Siria, seorang lansia berusia 75 tahun asal Banjar Dinas Mangku, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali.
Camat Manggis, I Putu Eka Putra Tirtana, saat dikonfirmasi pada Kamis (23/1) menjelaskan bahwa identitas korban baru terungkap setelah proses pemeriksaan.
"Korban sebenarnya membawa KTP yang disimpan di tas selempangnya. Namun kemungkinan tas tersebut hanyut terbawa arus," ungkapnya.
Pergi ke Pasar, Berakhir di Sungai
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga hari sebelum ditemukan, korban berangkat bekerja ke pasar pada pukul 03.00 pagi, seperti rutinitasnya.
Korban yang memiliki riwayat stroke ringan diduga terpeleset saat menyeberangi sungai dengan arus yang cukup deras.
"Diduga terpeleset, apalagi kondisi arus sungai saat itu sedang deras," tambah Eka.
Penemuan Mengejutkan di Sungai
Jenazah Nengah Siria ditemukan secara tidak sengaja oleh dua warga yang sedang buang air kecil di sekitar aliran sungai.
Awalnya, warga mengira benda yang tersangkut di sungai adalah bangkai hewan. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, mereka terkejut mendapati jasad manusia.
Kejadian tersebut segera dilaporkan ke Polsek Manggis, yang kemudian mengerahkan tim forensik dari Polres Karangasem bersama petugas medis dari Puskesmas Manggis untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Hasil Pemeriksaan: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dari hasil pemeriksaan, petugas medis memastikan tidak ada luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban.
Namun, kondisi jenazah sudah membengkak, mengindikasikan korban telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
Setelah proses identifikasi selesai, jasad lansia tersebut langsung dibawa ke RSUD Karangasem menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Misteri Terjawab, Warga Tetap Was-Was
Penemuan ini sekaligus menjawab misteri hilangnya korban yang sempat membuat keluarga dan warga sekitar resah.
Meski demikian, kejadian ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi sungai dengan arus deras. ***
Editor : I Putu Suyatra