Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Manik Galih: Magnet Spiritualitas yang Menarik Pamedek dari Berbagai Penjuru Saat Galungan dan Kuningan

I Putu Suyatra • Senin, 27 Januari 2025 | 16:23 WIB
Pura Manik Galih di Buduk, Mengwi, Badung, Bali
Pura Manik Galih di Buduk, Mengwi, Badung, Bali

BALIEXPRESS.ID – Pura Manik Galih di Buduk, Mengwi, Badung, Bali, ternyata memiliki daya tarik spiritual yang kuat. Tidak hanya diempon oleh 20 Kepala Keluarga (KK), tempat suci Hindu Bali, ini juga menjadi tujuan sembahyang bagi pamedek di luar pangempon, terutama saat Hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Setiap Galungan, saya lihat banyak sekali pamedek yang datang. Tidak hanya pangempon, tetapi juga dari anak-anak yang menikah dengan orang luar pangempon. Mereka tetap ingat sembahyang ke sini,” ujar Jro Mangku Made Pasek Arsana, pemangku Pura Manik Galih, saat ditemui di rumahnya.

Sesangi yang Terwujud dan Keajaiban di Pura Manik Galih

Selain ramai saat Galungan dan Kuningan, pura ini juga kerap menjadi tempat untuk menghaturkan sesangi atau nazar.

Salah satu sesangi yang cukup sering terjadi adalah permohonan keturunan anak laki-laki.

“Pamedek yang permohonannya terkabul biasanya kembali untuk membayar sesanginya. Ada yang datang untuk mengucap syukur karena dikaruniai anak laki-laki. Mungkin Beliau (Dewi Sri) berkenan dan merestui,” ungkap Jro Mangku Made Pasek Arsana.

Tak hanya itu, ada juga pamedek yang membayar sesangi dengan mengupah gong sebagai tanda syukur atas terkabulnya doa.

Beberapa lainnya memohon kelancaran untuk upacara pernikahan atau hajatan besar, dan kemudian datang kembali untuk mengucapkan terima kasih.

Pura yang Terbuka untuk Semua

Meski diempon oleh 20 KK, Pura Manik Galih sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin sembahyang.

Jro Mangku menambahkan, para pamedek cukup membawa pajati sederhana saat bersembahyang.

“Dewi Sri bisa dipuja oleh siapa saja. Semua orang yang datang ke sini pasti diterima untuk sembahyang,” tutupnya.

Daya Tarik Spiritual yang Tak Pernah Pudar

Keberadaan Pura Manik Galih bukan hanya menjadi tempat bersembahyang bagi pangemponnya, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan dan harapan bagi banyak pamedek.

Dengan berbagai keajaiban yang dipercaya terjadi, pura ini semakin mempertegas perannya sebagai salah satu pura yang dihormati di Bali. *** 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #mengwi #Pura Manik Galih #hindu #sesangi #buduk #badung