Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bencana Banjir dan Longsor Terjang Beberapa Titik di Buleleng, Rumah Terendam, Hewan Ternak Hanyut.

Dian Suryantini • Kamis, 30 Januari 2025 | 00:42 WIB

Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, Buleleng.
Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, Buleleng.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS  – Hujan deras yang mengguyur Buleleng beberapa hari belakangan mengakibatkan bencana besar. Sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng dilaporkan terdampak. Mulai dari terjadinya banjir bandang hingga tanah longsor. Puluhan rumah pun dilaporkan mengalami kerusakan.

Seperti halnya terjadi di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Hujan yang turun pada Minggu (26/1) malam mengakibatkan banjir bandang. Sebanyak 30 rumah dilaporkan terendam dan ada warga yang mengalami luka ringan.

Perbekel Sumberklampok, I Wayan Sawitra Yasa, mengungkapkan bahwa selain curah hujan tinggi, fenomena angin puting beliung yang muncul di laut dan bergerak menuju daratan diduga turut berkontribusi terhadap kejadian ini.

“Air datang secara tiba-tiba dan deras. Diperkirakan ada ucur-ucur (angin puting beliung) yang jatuh di hutan di hulu, sehingga menyebabkan banjir besar yang tidak biasa terjadi di wilayah kami,” jelasnya.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Desa Sumberklampok, 30 Rumah Terendam dan Ada Warga Terluka

Banjir yang datang secara mendadak membuat warga panik. Beberapa warga bahkan sudah tertidur saat air mulai merendam rumah mereka. Sementara yang lain berusaha menyelamatkan barang-barang berharga. Salah satu warga, Kadek Adi Suandana (30), mengalami luka ringan akibat tertimpa tembok penyengker yang roboh dan sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum diperbolehkan menjalani rawat jalan.

“Air mencapai sepinggang orang dewasa. Kami masih mendata kerusakan, sejauh ini ada 8 rumah yang tembok penyengker jebol dan 30 KK terdampak,” tambah Sawitra.

Selain banjir bandang di Desa Sumberklampok, longsor juga terjadi di Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Rumah warga dan jembatan turut terdampak longsor yang diakibatkan hujan deras.

Baca Juga: Nelayan Buleleng Temukan Puluhan Penyu Terikat di Pesisir Pantai Pemuteran    

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Seririt, banjir dan longsor juga menerjang rumah warga. Sebanyak 15 rumah dengan total 20 kepala keluarga di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Banjarasem, terendam akibat meluapnya tanggul hulu Sungai Banyu Waras. Tidak hanya merendam pemukiman, banjir juga menghanyutkan puluhan hewan ternak milik warga, mengakibatkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.

Perbekel Desa Banjarasem, I Made Sirsa, menyampaikan bencana ini tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menghancurkan perekonomian warga.

“Sebanyak 28 ekor babi dan 40 ekor ayam hanyut terbawa arus. Ini kerugian besar bagi warga kami yang menggantungkan hidupnya pada usaha ternak,” kata dia.  

Tidak hanya di Kalanganyar, tanah longsor juga terjadi di Banjar Dinas Siwa, Desa Mayong. Rumah milik I Nyoman Siti mengalami kerusakan parah, dengan dapur dan dua unit kamar mandi yang hancur tertimbun material longsor.

Paska kejadian itu, Rabu (29/1), Dinas Sosial Kabupaten Buleleng pun terjun untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Dinsos Buleleng, mengerahkan Kabid Linjamsos dan tim Tagana untuk menyalurkan bantuan kepada korban bencana. Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, peralatan dapur, matras, selimut, perlengkapan makan, pakaian anak-anak dan dewasa, serta makanan siap saji.

“Bencana ini kembali mengingatkan pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Putu Kariaman Putra, Rabu (29/1). 

Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga mencarikan solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang. Hingga kini, warga yang terdampak masih berusaha bangkit di tengah keterbatasan, dengan harapan ada kebijakan konkret untuk membantu mereka memulihkan kehidupan yang porak-poranda akibat bencana. ***

Editor : Dian Suryantini
#bencana #sumberklampok #seririt #banjir #hujan #buleleng #longsor #Dinas Sosial Kabupaten Buleleng