Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Berasal dari Kata ‘Sire’ dan ‘Angen’, Ini Fakta Sejarah Pulau Serangan yang Kini Menjadi Sorotan

Wiwin Meliana • Kamis, 30 Januari 2025 | 16:53 WIB

Pelabuhan Serangan di Denpasar
Pelabuhan Serangan di Denpasar

BALIEXPRESS.ID-Sejak beberapa waktu terakhir, Pulau Serangan menjadi sorotan berbagai pihak.

Hal ini lantaran kelurahan yang masuk di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan mengalami sejumlah perubahan.

Baca Juga: Nelayan di Serangan Meradang, Laut Diberi Pembatas Pelampung, Warga Akui Tak Boleh Masuk

Pertama perubahan nama di google maps, yang kini menjadi Pantai Kura-Kura Bali.

Kedua laut di Serangan diduga menjadi milik investor lantaran sejumlah nelayan lokal mengaku tak bisa melaut secara leluasa.

Berikut ini merupakan sejarah singkat dari Pulau Serangan dikutip dari berabagai sumber.

Serangan adalah sebuah pulau kecil yang terletak 5 km di sebelah selatan kota Denpasar, Bali.

Baca Juga: VIRAL! Bentrok Antar Suporter Terjadi Usai Pertandingan Futsal di Buleleng, Tuai Kecaman Warganet

Pulau yang memiliki panjang maksimum 2,9 km dan lebar 1 km ini secara administratif termasuk wilayah Kota Denpasar, Bali.

Kata Serangan sering disebutkan berasal dari kata “sire” dan “angen”.

Dulu, dalam pelayaran yang melelahkan dari Makassar, para pelaut itu sering singgah di Serangan untuk mencari air minum.

Setelah minum di sana, mereka pun akhirnya terkena pengaruh sira angen — merasa sayang atau kangen dengan Serangan.

Baca Juga: Nasib Pegawai Non-ASN Pemkab Bangli yang Tidak Masuk Database Masih Menggantung

Sehingga, tak sedikit dari pelaut Bugis itu memutuskan menetap di sana.

Selanjutnya, mereka pun membentuk pemukiman yang dikenal dengan Kampung Bugis dan beranak-pinak hingga saat ini.

Berikut ini adalah beberapa fakta sejarah Desa Serangan:

 

Editor : Wiwin Meliana
#pelaut #denpasar #pulau serangan #sejarah #Bugis