BALIEXPRESS.ID-Viral di media sosial pengakuan seorang pemuda yang kehilangan sejumlah clay di wantilan.
Clay yang digunakan sebagai bahan dalam pembuatan ogoh-ogoh itu tiba-tiba raib secara misterius.
Baca Juga: Pj. Gubernur Bali Resmikan Penataan Jogging Track di Kawasan MPRB, Langkah Awal Pengembangan Kawasan
Dugaan pencurian clay tersebut terjadi wantilan banjar Kepisah, Pedungan, Denpasar.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @igdwidhiana via akun @denpasar.viral, seorang pemuda memperlihatkan sejumlah clay yang masih tersisa.
Pemuda tersebut menyebut bahwa pihaknya membeli 1 dus clay yang berisi 12 bungkus.
Namun pihaknya baru menggunakan 1 bungkus, yang seharusnya tersisa 11 bungkus.
Baca Juga: Viral Guru Dikeroyok Tiga Siswa di Dalam Kelas, Warganet Sebut Krisis Moral
Akan tetapi 8 bungkus lainnya raib entah ke mana.
“Ngelah clay 12 anggo besik, sisane sing twang wi, lokasi banjar Kepisah,” ungkap pemuda dalam video.
Terlihat dalam video sejumlah pemuda tampak sibuk membuat ogoh-ogoh yang akan diarak pada malam penyambutan Hari Nyepi yang akan datang.
Baca Juga: Viral Pembatas Laut di Serangan, Pasek Suardika Bandingkan dengan Pagar Bambu di Laut Tangerang
Sontak saja video tersebut mengundang beragam tanggapan dari warganet di media sosial.
“Cek CCTV, men sing misi sangat disayangkan,” tulis akun @K4mp3k_srombotan.
“Otw jadi sales CCTV ke banjar-banjar,” tulsi akun @aures.viant.
“Taruh nae di gudang jangan asal naruh bli, di Bali sudah rawan kek gitu,” tulis akun @satriaadiwiangga.
Editor : Wiwin Meliana