Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Fakta di Balik Bule Kanada Terekam Lakukan Pencurian di Sanur Lalu Alami Kecelakaan dengan Mobil!

I Putu Suyatra • Minggu, 2 Februari 2025 | 02:09 WIB

Lelaki Kanada bernama Christopher Boyd Young, 43, diamankan warga karena melakukan pencurian di Sanur, Denpasar-Bali. (Foto Istimewa.)
Lelaki Kanada bernama Christopher Boyd Young, 43, diamankan warga karena melakukan pencurian di Sanur, Denpasar-Bali. (Foto Istimewa.)

BALIEXPRESS.ID - Tindakan nekat seorang bule asal Kanada, Christopher Boyd Young (43), saat berlibur di Bali kembali menjadi sorotan.

Lelaki berbadan kekar dan berjenggot ini terlibat dalam serangkaian aksi kejahatan, dimulai dengan pencurian kalung perak dan liontin batu di Toko Cahaya Silver, Sanur, pada Kamis, 30 Januari 2025 sekitar pukul 09.30 Wita.

Menurut saksi mata, pria berambut pirang ini memasuki toko tanpa memberi tahu siapa pun, lalu dengan cepat mengambil barang-barang perhiasan yang ada di etalase.

Ketika karyawan toko bertanya, dia dengan santai menjawab, "Hari ini Imlek, semua gratis."

Tanpa rasa takut, Christopher langsung memasukkan barang-barang tersebut ke dalam tas coklatnya dan kabur.

Namun, aksi pelarian sang bule tidak berjalan mulus.

Saksi melaporkan bahwa pria itu melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor Nmax merah dengan nomor polisi DK 2081 XY.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung mengejar dan berhasil menahan Christopher setelah dia terjatuh usai menabrak sebuah mobil di depan Banjar Batu Jimbar, Sanur.

Kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku, yang diketahui mengalami luka pada pelipis akibat kecelakaan tersebut.

Namun, hal mengejutkan lain terungkap—ternyata pelaku sempat terlihat beberapa hari sebelum kejadian, berbicara sendiri dan bahkan terlibat hubungan dengan seorang perempuan WN Tunisia.

Setelah berkenalan, tingkah lakunya mulai berubah, seakan mengalami stres berat.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa Christopher memiliki riwayat penipuan dan penggelapan, bahkan sebelumnya sudah tiga kali terlibat dalam kasus serupa.

Modus operandi yang digunakan adalah dengan menyewa motor rental melalui temannya yang mengendalikan pemesanan via telepon.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, membenarkan peristiwa tersebut dan mengungkapkan bahwa kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Denpasar Selatan.

Kasus ini semakin menarik perhatian karena tidak hanya melibatkan tindak kejahatan, tetapi juga perubahan perilaku pelaku yang diduga terkait dengan stres atau masalah pribadi.

Tunggu kelanjutan dari pemeriksaan ini, yang semakin membuka tabir kehidupan sang bule yang mungkin lebih misterius dari yang kita kira. *** 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#penggelapan #kanada #pencurian #wna