BALIEXPRESS.ID - Angin kencang disertai hujan deras yang terjadi di Tabanan pada Sabtu (1/2/2025) menjadi petaka bagi tiga warga.
Ketiga warga Tabanan itu menjadi korban pohon kelapa dan papan reklame yang roboh.
Korban pertama adalah Ni Luh Kadek Octa Viana Dewi, 27, warga Banjar Subamia Ambal, Desa Subamia, Tabanan.
Ia tertimpa pohon kelapa saat mengendarai mobil Suzuki Splash di Jalan Jegu menuju Desa Riang Penebel. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 Wita.
Menurut Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata, pohon kelapa setinggi 20 meter tiba-tiba tumbang dan mengenai mobil yang dikemudikan korban.
Korban mengalami cedera kepala ringan dan langsung dilarikan ke RSUD Tabanan untuk mendapat penanganan medis.
Di lokasi kejadian, warga sekitar segera memberikan pertolongan sebelum tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan datang untuk membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan.
Sementara itu, korban kedua, Ni Luh Angreni,46, warga Banjar Dinas Seribu Pati, Cau Blayu, Kecamatan Marga, tertimpa papan reklame berukuran 5x6 meter milik Universitas Warmadewa.
Kejadian terjadi sekitar pukul 12.00 Wita di Jalan By Pass Ir. Soekarno, tepat di depan Pos Adipura, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan.
Saat itu, korban tengah berkendara bersama anaknya, Komang Teguh Putra Kesyana, dari arah timur menuju barat.
Tiba-tiba, papan reklame roboh akibat angin kencang dan menimpa korban.
Anggreni mengalami luka di kepala, benjol, serta luka pada kedua lutut, sedangkan anaknya mengalami luka lecet di bibir dan punggung.
“Korban dilarikan ke rumah sakit. Untuk reklame yang roboh telah ditangani oleh petugas lalu lintas Polres Tabanan yang berjaga di Pos Adipura,” terang Berata.
Mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih berlanjut di awal Februari, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama bagi pengguna jalan.
"Ini demi keselamatan terutama pada jalan-jalan yang sekiranya berpotensi atau rawan dengan pohon tumbang,” tandasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan