Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

AMOR ING ACINTYA! Dugaan Motif Pembunuhan Sadis di Denpasar: Pria 61 Tahun Tewas Ditikam Usai Cekcok di Pinggir Jalan

I Putu Suyatra • Selasa, 4 Februari 2025 | 13:39 WIB

TAK TERTOLONG: Si Ketut Raka tewas di pinggir Jalan Ken Umang Banjar Dakdakan, Peguyangan, Denpasar Utara, Senin (3/2). (Foto Warga untuk Jawa Pos Radar Bali)
TAK TERTOLONG: Si Ketut Raka tewas di pinggir Jalan Ken Umang Banjar Dakdakan, Peguyangan, Denpasar Utara, Senin (3/2). (Foto Warga untuk Jawa Pos Radar Bali)
 

BALIEXPRESS.ID – Warga Banjar Dakdakan, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Bali, digemparkan oleh peristiwa pembunuhan berdarah pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 14.30 WITA.

Seorang pria berusia 61 tahun bernama Si Ketut Raka ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir Jalan Ken Umang, diduga akibat konflik terkait sakit hati dan utang piutang.

Sejumlah warga mengaku terkejut atas kejadian mengerikan itu, namun enggan memberikan banyak keterangan.

"Maaf pak, kami juga kaget dan shock saat tahu ada pembunuhan di sini," ujar seorang warga bernama Ari.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi sebelum mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit menggunakan ambulans PMI.

Cekcok Berujung Maut, Korban Ditusuk hingga Tewas

Dari keterangan kepolisian, dua saksi mata bernama Agus Yoel Adi Permana Sutikno (19) dan ibunya, Ni Ketut Meliastri (46), melihat langsung insiden tragis tersebut.

Mereka menyaksikan bagaimana pelaku berinisial PPR (41) keluar dari rumah, terlibat adu mulut dengan korban, lalu tiba-tiba merampas dan membanting handphone korban.

Tak berhenti di situ, pelaku langsung melayangkan pukulan bertubi-tubi hingga enam kali ke arah korban.

"Setelah memukul korban berkali-kali, pelaku kemudian menusuknya menggunakan pisau hingga korban ambruk tak berdaya," ungkap sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Kedua saksi berusaha melerai pertikaian, namun tak mampu menghentikan aksi brutal itu.

Usai menikam korban, PPR langsung kabur dengan sepeda motor milik saksi Ni Ketut Meliastri dan mengaku hendak menyerahkan diri ke kantor polisi.

Pelaku Ditangkap, Motif Pembunuhan Didalami

Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku yang kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

"Pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa secara maraton. Dugaan sementara, motif pembunuhan ini berkaitan dengan sakit hati dan utang piutang," kata seorang petugas kepolisian.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan peristiwa tragis tersebut.

Menurutnya, insiden berawal dari upaya korban menyelesaikan masalah pribadi dengan pelaku.

Namun, pertemuan itu justru berakhir dengan penganiayaan brutal.

"Pelaku diduga memukul dan menusuk korban di bagian dada kiri serta perut sebelah kiri," ungkap AKP Sukadi.

Kini, kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Apakah benar motif utama pembunuhan ini hanya sekadar utang piutang, atau ada faktor lain yang lebih dalam?

Polisi masih terus menggali fakta di balik insiden mengerikan ini. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #pembunuhan #denpasar #peguyangan