Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sebulan Berlalu, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Pembuang Bayi di Bangli

I Made Mertawan • Jumat, 7 Februari 2025 | 15:38 WIB
Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun.
Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun.

BALIEXPRESS.ID- Kasus penemuan bayi di garasi warga, Banjar Guliang Kangin, Desa Tamanbali, Bangli, sudah lebih dari sebulan berlalu.

Hingga kini jajaran Satreskrim Polres Bangli belum berhasil menangkap pelaku yang tega membuang bayi perempuan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bangli AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun dikonfirmasi pada Kamis (6/2/2025), menegaskan bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku, namun belum mengungkapkannya lebih jauh.

Ia hanya menyampaikan bahwa terduga pelaku sempat terpantau di wilayah Denpasar. “Baru diduga, semoga A1 (valid),” kata Jaya Winangun.

Berbagai upaya telah dilakukan polisi untuk mengungkap pelaku ini.

Selain meminta keterangan sejumlah saksi, polisi juga sudah mempelajari sejumlah rekaman CCTV yang diduga merekam perjalanan terduga pelaku, baik di Bangli maupun kabupaten lain.

Sementara disinggung terkait rencana autopsi bayi, polisi asal Karangasem ini memastikan hal tersebut batal dilakukan.

Polisi memutuskan sebatas mengambil sampel DNA.  Sampel tersebut sebagai pembanding apabila pelaku berhasil terungkap nantinya. Saat ini, jenazah bayi masih dititipkan di RSUD Bangli.

Kepastian jenazah masih di rumah sakit setempat dibenarkan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli Sang Ayu Suarning. 

Dinas Sosial belum bisa melakukan kremasi karena belum ada serah terima dari Polres Bangli.

Seperti diketahui, bayi tersebut ditemukan pada Senin (13/1/2025) lalu.

Bayi itu pertama kali ditemukan oleh I Gusti Made Putra,55, dan Ni Luh Suartini,40, sekitar pukul 17.00 Wita.  Saat itu, mereka baru saja selesai mengerjakan proyek di Pura Tirtaharum.

Keduanya bermaksud mengambil sepeda motor yang diparkir di garasi milik Pak Made, yang terletak di pinggir Jalan Bangli-Gianyar. 

Ketika itu, mereka mendengar suara tangisan bayi. Setelah diperiksa, mereka menemukan seorang bayi tergeletak di lantai depan mobil yang sedang terparkir.  

Penemuan bayi tersebut langsung menggegerkan warga sekitar.

I Ketut Darmaja, warga Guliang Kangin, bersama istri dan seorang lainnya segera membawa bayi itu ke RSUD Bangli untuk mendapatkan perawatan.

Sayangnya, setelah hampir sepekan dirawat, bayi yang diberi nama Arunika oleh pihak RSUD itu meninggal dunia. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#pembuangan bayi #bangli #penemuan bayi