BALIEXPRESS.ID – Suasana malam di kawasan pemukiman Jalan Tukad Banyusari, Gang Kuntul No. 14, Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar, Bali, mendadak berubah mencekam saat kobaran api melalap lima rumah sekaligus, Sabtu (8/2/2024) sekitar pukul 22.00 WITA.
Kepanikan warga pun tak terhindarkan, terutama karena api terus membesar meskipun hujan gerimis sempat turun.
Menurut kesaksian Eva Dwi Lestari (16), api pertama kali muncul dari dapur rumahnya ketika sang ayah, Aris Dwi Prasetyo (40), bersama ibunya sedang memasak untuk jualan nasi jinggo.
"Tiba-tiba api menyembur dari selang gas. Ayah sempat mencoba memadamkannya dengan kain lap basah, tapi api justru makin membesar," ujarnya.
Hembusan angin yang cukup kencang membuat api cepat menjalar ke empat rumah tetangga, yakni milik Mohammad Ar Rahman (42), Ketut Budiawan (59), Nengah Rusni (44), dan Malikin (64).
Para warga sempat berusaha memadamkan api secara manual, tetapi akhirnya memilih menyelamatkan diri karena api semakin tak terkendali.
Akibat kejadian ini, seorang warga bernama Rohman (42) mengalami luka bakar cukup serius pada kaki kirinya dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, lima kepala keluarga (KK) yang terdampak kebakaran kini terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara.
Delapan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Setelah berjuang selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WITA. Namun, seluruh isi rumah korban ludes tak tersisa.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, membenarkan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran selang gas LPG yang tersambar api.
"Belum dapat dipastikan jumlah total kerugian, tetapi polisi telah memasang garis polisi di lokasi dan meminta bantuan Labfor untuk penyelidikan lebih lanjut," terangnya.
Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan gas elpiji di rumah.
Lantas, apakah ada faktor lain yang memicu kebakaran hebat ini? Simak terus update beritanya hanya di sini! ***
Editor : I Putu Suyatra