BALIEXPRESS.ID – Viral di media sosial keluhan seorang warganet yang merasa terganggu dengan ulah oknum mahasiswa dari Papua.
Dalam video yang beredar, sejumlah warga mendatangi sebuah kos-kosan di jalan Tukad Yeh Aya IX, Renon, Denpasar Selatan pada Minggu (9/2/2025).
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Batukaru Denpasar, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Dalam keluhannya, pemilik akun facebook Wahyu Andhika menyebut bahwa oknum mahasiswa tersebut berkumpul hingga stel musik dengan keras.
Bahkan diduga musik itu diputar dengan suara yang cukup keras.
“Apakah seperti ini yang dikatakan mahasiswa dari papua? Beginikah cara mereka yang katanya sebagai Pelajaran Pendidikan?” tulis akun Wahyu Andhika dikutip pada Selasa (11/02/2025).
Baca Juga: Plafon Ruang Kelas SDN 1 Munggu Jebol, Proses Belajar Mengajar Terganggu
Bahkan, diduga oknum mahasiswa tersebut marah-marah saat ditegur oleh penghuni kos yang lain.
“Kami yang tinggal di depan rumah ini sudah melaporkan hal ini kepada lembaga/aparat desa tapi tidak ada yang menanggapi,” jelasnya.
Pihaknya pun mengaku hanya ingin istrihat dengan nyaman apalagi ada anak kecil yang juga terganggu tidurnya karena suara musik.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang, Tutup Akses Masuk SMP N 1 Mengwi
“Di tempat saya tinggal bukan area kafe tapi pemukiman penduduk. Saya harap bapak/ibu bisa membantu masyarakat kecil warga Bali seperti saya ini,” jelasnya.
Dari unggahan video tersebut banyak netizen yang berkomentar seperti ini
“pulangkan kekampungnya dan blaclist” tulis akun @hardiarso
“Cang ngelah mahasiswa p*p** sing nawang entut megembel, kuliah sing taen, sing kellulusang ndase. Bukannya rasis ya, karena memang gak memenuhi syarat.” Tulis akun @yudha_fsas
Editor : Wiwin Meliana