BALIEXPRESS.ID - Penemuan mayat di hutan lindung Buleleng menggemparkan warga Bali. Bukan kecelakaan biasa, tetapi pembunuhan keji yang melibatkan utang miliaran rupiah dan tiga perempuan.
Bagaimana kasus ini terungkap dan apa motif di baliknya? Simak kisah lengkapnya yang penuh intrik dan kejutan di sini!
Fakta Menarik Kasus Pembunuhan I Pande Gede Putra Palguna di Buleleng:
1. Ditemukan karena Suara Kera
Penemuan mayat bermula dari suara kawanan kera yang tidak biasa di hutan lindung Pancasari, Kabupaten Buleleng, Bali, memicu rasa penasaran pedagang sekitar hingga akhirnya menemukan tubuh korban tersangkut di bawah batang pohon.
Baca Juga: Perjalanan Karir Bianca Rosetta: Gagal Jadi Pramugari, Kini Sukses di Industri Perhotelan Bali
2. Awalnya Diduga Kecelakaan
Polisi semula mengira korban tewas akibat kecelakaan jatuh ke jurang, hingga hasil autopsi mengungkap adanya bekas penganiayaan dan penyiksaan.
3. Bekas Penyiksaan Brutal
Korban mengalami luka bakar, bekas ikatan kabel ties di tangan dan kaki, serta rambut yang terbakar, menunjukkan kekerasan intens sebelum kematian.
4. Pelaku Tiga Perempuan
Polisi menangkap tiga perempuan sebagai pelaku, yakni Intan (38), Leni (53), dan Oki (38), yang menyusun rencana pembunuhan dan membuang jasad korban ke jurang.
5. Motif Utama Utang Miliaran
Konflik bermula dari utang Rp5,4 miliar terkait penjualan hotel milik Leni yang tak kunjung dikembalikan oleh korban sejak 2019, memicu dendam para pelaku.
6. Pernah Tinggal Bersama Pelaku
Korban sempat menumpang di kos Oki dan Intan di Denpasar sebelum pembunuhan terjadi, dan bahkan diperlakukan baik pada awalnya.
7. Pinjaman Tambahan Rp60 Juta
Selain utang miliaran, korban juga terus meminjam uang hingga Rp60 juta dari Oki dan Intan, memicu kemarahan dan rasa tertipu.
Baca Juga: Puluhan Sopir Angkutan Siswa Datangi Dishub Gianyar, Keluhkan Penurunan Pendapatan
8. Puncak Amarah karena Tuduhan Pemerkosaan
Leni semakin murka setelah korban mengaku kepada seseorang melalui telepon bahwa dirinya diperkosa oleh Leni, yang memicu perintah pembunuhan.
9. Mobil Sewa Jadi Petunjuk Penting
Mobil Brio kuning yang disewa di Pedungan, Denpasar menjadi kunci penelusuran polisi, karena terekam mondar-mandir di sekitar TKP.
10. Perencanaan Matang
Setelah membunuh, ketiga pelaku sempat mencari tempat pembuangan sebelum akhirnya memutuskan hutan lindung Pancasari sebagai lokasi terakhir tubuh korban.
Fakta-fakta ini membuat kasus ini semakin mengerikan dan penuh drama, dari utang miliaran, pengkhianatan, hingga penyiksaan brutal oleh tiga perempuan. ***
Editor : I Putu Suyatra