BALIEXPRESS.ID – Keberadaan ruang ekspresi menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan seni dan kreativitas seniman.
Seperti halnya daerah lain yang memiliki ekosistem seni yang kuat, para seniman Wayang Kamasan di Klungkung juga berharap dapat memiliki lebih banyak ruang pameran untuk menampilkan karya-karya mereka.
Salah satu seniman klasik Wayang Kamasan, I Made Sesangka Laksana, mengungkapkan bahwa minimnya galeri seni di Klungkung, khususnya di Desa Kamasan, menjadi tantangan tersendiri bagi para seniman.
"Ruang galeri di Klungkung, terutama di Kamasan, sangat terbatas. Setiap kali ingin mengadakan pameran, kami harus pergi ke Sanur atau Ubud," ujarnya saat ditemui di studionya di Banjar Sangging, Desa Kamasan.
Menurutnya, keberadaan galeri yang memadai sangat penting agar ekosistem seni di Klungkung dapat berkembang. Dengan adanya ruang pameran yang cukup, seniman dapat lebih mudah memamerkan karyanya kepada publik, sekaligus menjaga keberlangsungan seni lukis klasik Wayang Kamasan.
"Selama ini, banyak seniman kesulitan mencari tempat untuk menggelar pameran. Kami sangat berharap ada kolaborasi dari berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem seni yang lebih baik, sehingga kejayaan seni lukis Kamasan bisa kembali bersinar," harapnya.
Keberadaan galeri seni yang representatif di Klungkung diyakini akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi seniman lokal, tetapi juga bagi pelestarian dan pengembangan seni Wayang Kamasan ke depannya. (*)