SINGARAJA, BALI EXPRESS - Hingga saat ini, Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra masih berada di Magelang. Menurut informasi yang dihimpun, ia bersama sejumlah kepala daerah dari PDIP masih menunggu instruksi lebih lanjut.
Saat dikonfirmasi terkait aktivitas Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, di Magelang, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, enggan memberikan komentar lebih jauh. “Pak Bupati masih di Magelang, menunggu instruksi,” kata dia, Senin (24/2) siang.
Supriatna juga mengatakan tidak mengetahui secara pasti kegiatan Bupati Sutjidra di Magelang. Ia hanya menegaskan hingga saat ini Bupati Sutjidra masih siaga di dekat lokasi retret.
“Aktivitasnya saya kurang tahu. Yang jelas masih standby, seluruh kepala daerah yang dari PDIP masih standby di Magelang. Saya kurang tahu juga apakah mereka masuk akademi atau tidak. Informasi terakhir seperti itu,” ujar Supriatna ketika ditemui di Singaraja.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait kegiatan yang dilakukan oleh para kepala daerah tersebut di Magelang. Pihak Pemkab Buleleng juga masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pusat.
Baca Juga: Bupati Karangasem 'Masuk Barak', Ikuti Retret di Lembah Tidar dengan Seragam Loreng!
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh kepala daerah yang diusung partainya untuk tidak mengikuti acara pembekalan atau retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, yang dijadwalkan pada 21–28 Februari 2025.
Instruksi tersebut tertuang dalam surat resmi PDIP Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditandatangani langsung oleh Megawati pada Kamis (20/2).
Keputusan ini diambil setelah mencermati dinamika politik nasional, terutama setelah penahanan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ***
Editor : Dian Suryantini