Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Detik-detik Suparta Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Sidakarya: Terungkap Fakta Mencurigakan

I Gede Paramasutha • Sabtu, 1 Maret 2025 | 00:59 WIB
EVAKUASI:  Jenazah Nyoman Suparta yang ditemukan tewas di sumur dievakuasi dengan mobil untuk penyelidikan lebih lanjut.
EVAKUASI: Jenazah Nyoman Suparta yang ditemukan tewas di sumur dievakuasi dengan mobil untuk penyelidikan lebih lanjut.

BALIEXPRESS.ID – Warga Jalan Pendidikan II, Sidakarya, Denpasar Selatan, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam sumur kos-kosan, Rabu (26/2).

Korban diketahui bernama I Nyoman Suparta (60), yang diduga jatuh ke dalam sumur berkedalaman 4 meter. Namun, fakta mencurigakan terungkap: kakinya terikat tali dengan pemberat.

Kejadian ini pertama kali dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) sekitar pukul 13.20 WITA.

Tim penyelamat yang tiba di lokasi menemukan sumur dengan tinggi air hanya sekitar 1 meter dari bibirnya.

Koordinator Lapangan Basarnas Bali, Dudi Librana, mengungkapkan bahwa 10 personel dikerahkan untuk mengevakuasi korban.

“Kami membawa dua unit kendaraan rescue car dan peralatan mountaineering,” ujarnya.

Dari informasi warga sekitar, korban kerap mengunjungi kos-kosan tersebut bersama istrinya.

Namun, kali ini ia datang sendirian dan tak kunjung pulang, sehingga pihak keluarga mulai mencari. Pencarian berujung pada penemuan jasadnya di dalam sumur.

Yang mengejutkan, ditemukan tali terikat di tiang sumur, dan kaki korban juga terikat dengan pemberat berbentuk silinder.

Tim penyelamat membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk menarik tubuh korban ke permukaan.

Kapolsek Denpasar Selatan bersama Tim Inafis Polresta Denpasar langsung melakukan olah TKP.

Polisi masih mendalami penyebab kematian korban, terutama dengan ditemukannya pemberat yang terikat di kakinya.

“Memang ada pemberat, tapi untuk penyelidikan lebih lanjut kami serahkan kepada Tim Inafis,” ujar Dudi.

Setelah pemeriksaan awal di lokasi, jenazah Suparta dibawa ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah untuk autopsi lebih lanjut.

Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap apakah ini kecelakaan tragis atau ada unsur lain yang mencurigakan. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#sumur #sidakarya #Suparta #Mencurigakan #jenazah