Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sopir Truk Meninggal Dunia di Atas KMP Pancar Indah, Diduga Akibat ini

I Gde Riantory Warmadewa • Sabtu, 1 Maret 2025 | 23:20 WIB
GEGER : Korban Nurohmad,56, sopir truk yang ditemukan meninggal di atas KMP Pancar Indah saat berlayar di Selat Bali.
GEGER : Korban Nurohmad,56, sopir truk yang ditemukan meninggal di atas KMP Pancar Indah saat berlayar di Selat Bali.

BALIEXPRESS.ID – Seorang sopir truk bernama Nurohmad, 56, ditemukan meninggal dunia di atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Pancar Indah yang sedang bersandar di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam, dan korban diduga meninggal akibat serangan jantung.

 

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, mengungkapkan bahwa insiden ini bermula ketika KMP Pancar Indah tiba dari Pelabuhan Ketapang dan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 22.59 WITA.

Nurohmad, yang merupakan sopir truk boks Hino berwarna hijau dengan nomor polisi DK 8518 CU, ikut dalam pelayaran tersebut.

 Baca Juga: Nyoman Parta Pertanyakan Komitmen PT BTID Terkait Pencabutan Pagar Laut Serangan

"Saat proses bongkar muatan, kendaraan korban tidak bergerak. Setelah dicari, korban ditemukan tertidur di kursi penumpang bagian luar sebelah kanan kapal," ujar Suparta saat dikonfirmasi Sabtu (1/3/2025).

 

Upaya membangunkan korban dilakukan oleh Anak Buah Kapal (ABK), namun korban tidak merespons. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada nakhoda kapal, Dwi Kartiko Nur Buwono, yang segera menghubungi petugas medis di Pelabuhan Gilimanuk.

 

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas II Melaya untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, dokter jaga menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia saat tiba di puskesmas.

 

"Setibanya di puskesmas, korban sudah dalam keadaan meninggal dan terdapat tanda-tanda kaku mayat. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul. Dokter memperkirakan penyebab kematian adalah serangan jantung," jelas Suparta.

 

Di dalam tas pinggang korban ditemukan obat tensi merek Captopril dan Amlodipine, yang menunjukkan kemungkinan korban memiliki riwayat penyakit jantung. Saat ini, jenazah korban masih berada di Puskesmas II Melaya sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

 

"Kendaraan korban, truk boks Hino berwarna hijau dengan nomor polisi DK 8518 CU, telah dievakuasi dari KMP dan sekarang berada di area parkir dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk," tambah Suparta.(*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#sopir truk #serangan jantung #bersandar #kmp #meninggal dunia