BALIEXPRESS.ID - Salah satu ruangan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Puspem Badung terbakar pada Minggu (2/3).
Kebakaran di lantai dua kantor tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
Beruntungnya api dapat segera dipadamkan sehingga tidak menyebar ke ruangan lain di kantor tersebut.
Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, I Wayan Wirya mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.30 Wita.
Sebagai respons, dua regu pemadam kebakaran dari Mako Induk di Puspem Badung dan pos Dalung segera dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar di ruang tersebut.
"Kami berhasil menangani kebakaran dengan cepat, menggunakan satu tangki air yang berisi sekitar 5.000 liter,” ujar Wirya.
Pihaknya menyebutkan, dari hasil penanganan Diskarmat Badung berlangsung tidak terlalu lama.
Sebab amukan si jago merah tidak terlalu besar, sehingga mudah ditangani.
“Api tidak terlalu besar, namun asap cukup tebal karena kebakaran terjadi di ruang tertutup. Kami juga menggunakan blower untuk mengurangi asap,” ungkapnya.
Baca Juga: Wisatawan Rusia Terjun ke Laut Bersama Motor di Nusa Penida, Diduga Akibat Ini
Kebakaran di Kantor Bappeda ini diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Dugaan sementara ugaan hal ini disebabkan adanya tikus di dalam ruangan.
“Penanganan kebakaran berlangsung sekitar 30 menit, dan api berhasil dipadamkan dengan cepat,” terangnya.
Akibat kebakaran ini, beberapa perabotan di dalam ruangan seperti meja dan kursi rusak terbakar.
Beruntung, dokumen-dokumen penting di ruangan tersebut tidak terdampak karena kebakaran hanya terjadi di ruang rapat kecil.
“Tidak ada arsip yang terbakar karena itu adalah ruang rapat kecil. Kami segera mengatasi situasi ini sehingga api tidak menyebar ke ruangan lain,” jelasnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga