BALIEXPRESS.ID-Sebuah truk tronton boks dengan nomor polisi L 9077 DW mengalami kebakaran di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 09.25 WITA.
Truk tersebut diketahui mengangkut paket ekspedisi dan sedang berada di atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Trisakti Adinda yang berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Baca Juga: Hendak Menyebrang Jalan, Pejalan Kaki Kritis Ditabrak Sepeda Motor di Amlapura
Menurut informasi dari akun @infobali.viral, insiden kebakaran terjadi saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Gilimanuk.
Petugas di kapal melihat asap tebal mulai keluar dari dalam bak truk.
Menyadari adanya kebakaran, awak kapal dan petugas pelabuhan segera mengambil tindakan cepat untuk memadamkan api agar tidak merembet ke kendaraan lain yang berada di dalam kapal.
Baca Juga: Tabrakan Motor di Jalan Ahmad Yani Karangasem, Satu Korban Tak Sadarkan Diri
"Saat kapal akan bersandar, terlihat asap keluar dari dalam truk. Petugas kemudian langsung berupaya memadamkan api," ungkap Danposal Gilimanuk, Letda Bayu Pato, pada Minggu siang.
Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan alat pemadam api.
Setelah sekitar 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.55 WITA.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Baca Juga: Kisah Unik; Motor Hilang 2023 Lalu, Pemilik Temukan Motornya Kembali Saat Berburu Takjil
Namun, sejumlah paket yang diangkut dalam truk tersebut mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kejadian kebakaran kendaraan di atas kapal penyeberangan ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.
Mereka mengimbau seluruh pengemudi kendaraan yang akan menyeberang untuk memastikan kondisi kendaraannya dalam keadaan aman dan tidak membawa barang yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Baca Juga: BRI Dukung Pembalap Muda Bertalenta Mario Aji di Ajang Moto2
Selain itu, pihak pelabuhan dan operator kapal juga diminta untuk meningkatkan prosedur keselamatan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Editor : Wiwin Meliana