Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gegara 'Lebian Munyi', Perseteruan Dr. Togar Situmorang dan Niluh Djelantik Kian Memanas

Wiwin Meliana • Selasa, 4 Maret 2025 | 16:33 WIB

Dr Togar Situmorang tanggapi perseteruan dengan Niluh Djelantik
Dr Togar Situmorang tanggapi perseteruan dengan Niluh Djelantik

BALIEXPRESS.ID-Advokat Dr Togar Situmorang kini mulai angkat bicara terkait perseteruannya dengan anggota DPD RI Niluh Djelantik.

Perseteruan panas ini kian bergulir kala kedua saling melempar tanggapan melalui media sosialnya masing-masing.

Baca Juga: BNI Umumkan Perubahan Jam Operasional, Pastikan Kelancaran Transaksi Perbankan di Bulan Ramadan

Untuk diketahui, perseteruan antara Niluh Djelantik, Dr. Togar Situmorang dan sang anak, Axl Mattew Situmorang terjadi lantaran Niluh Djelantik memberikan tanggapan terhadap pernyataan Dr Togar Situmorang yang menyebut bahwa pemberlakuan Wajib KTP Bali pada taksi online adalah melanggar konstitusi.

Dalam unggahannya, Niluh Djelantik menyebut bahwa Dr Togar Situmorang ‘lebian munyi’.

Kata-kata tersebut memancing kemarahan lantaran diartikan memiliki makna kasar atau diartikan ‘banyak bacot’.

Melalui akun media sosialnya, @togarsitumorangofficial, advokat yang tinggal di Bali itu menuding bahwa Niluh Djelantik tengah memancing reaksi dari pada pendukungnya.

Baca Juga: Curi Motor di Villa Coco Seminyak, Pria Asal Sumenep Diamankan, Begini Modus Pelaku

“Saya sebagai warga negara Indonesia dan kebutulan tinggal di Bali mempunyai hak asasi manusia, saya punya hak konstitusi,” jelasnya dikutip pada Selasa (04/03/2025).

Lebih lanjut, Dr Togar Situmorang menyebut bahwa apa yang disampaikannya soal taksi online adalah haknya sebagai warga negara.

“Apa yang ada di media online itu adalah hak saya, tapi anda memposting di Ig anda sendiri (berita tentang pernyataannya)” imbuhnya.

Bahkan dalam keterangan unggahan, Dr Togar Situmorang menuliskan ‘Gegara Banyak Bacot, Nasib Niluh Djelantik sama dengan AWK?’.

Pihaknya meminta Niluh Djelantik menunggu proses selanjutnya usai pihak Dr Togar Situmorang melaporkan ke Badan Kehormatan terkait etika anggota DPD RI.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Karangasem Sidak RSUD, Temukan Masalah dalam Pelayanan dan Fasilitas

Disisi lain, Niluh Djelantik tak gentar usai dilaporkan ke Badan Kehormatan DPD RI oleh anak dari pengacara Dr Togar Situmorang itu.

Bahkan dalam waktu yang hampir sama, Niluh Djelantik mengaku mendapat dua surat somasi yang memintanya untuk meminta maaf.

“Mbok Niluh harus mengingatkanmu bahwa prosedur sidang kode etik Badan Kehormatan DPD RI atas pengaduan pihak kalian dengan harapan Niluh Djelantik dipecat baru akan diproses dan memerlukan pembuktian,” jelasnya dikutip pada Senin (03/03/2025).

Pengaduan ke Badan Kehormatan DPD RI dan mengirimkan 2 somasi sekaligus dalam waktu bersamaan, menurut Niluh Djelantik patut diduga ini bukan sekedar urusan penghunaaan diksi kata lebian munyi.

Baca Juga: Pagar Pelampung Laut Serangan Dibongkar, Niluh Djelantik: Suara Rakyat Suara Tuhan!

“Lah ini malah kirim 2 somasi sekaligus. Menyuruh Niluh Djelantik minta maaf dalam 1x24 jam. Tanggal surat somasi saja tanggal 24 Oktober 2025, ampun dah. Kalian paham aturan kan? paham UU kan?” tanyanya.

Niluh Djelantik tidak akan berhenti bersuara sekalipun langit runtuh. Bahkan pihaknya menyentil pihak Axl Mattew yang berharap agar Niluh Djelantik dipecat sebagai anggota DPD RI.

 

Editor : Wiwin Meliana
#memanas #Niluh Djelantik #togar situmorang #perseteruan