BALIEXPRESS.ID – Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pengendara sepeda motor yang menabrak korban kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Proyek Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Minggu (2/3/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.
Dimana kecelakaan maut itu mengakibatkan seorang remaja, I Komang PWP, 15, asal Desa Getakan, Klungkung, meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Untung Laksono, mengatakan pihak kepolisian masih menyelidiki pengendara yang menabrak korban. "Identitas pelaku masih dalam penyelidikan," ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (4/3/2025).
Menurutnya, penyelidikan polisi mengalami kendala karena minimnya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian hingga di sepanjang Jalan By Pass Ida Bagus Mantra yang bisa menjadi petunjuk dalam mengungkap pelaku tabrak lari ini. "Kami sudah mencari, tetapi tidak ditemukan CCTV di sekitar lokasi kecelakaan," tambahnya.
AKP Untung pun tak menamfik jika lokasi kecelakaan di sekitar Jembatan Merah proyek PKB memang kerap menjadi tempat aksi balap liar atau trek-trekkan. Polisi pun rutin melakukan patroli di kawasan tersebut. Namun, berdasarkan keterangan saksi, kejadian nahas ini terjadi setelah patroli kepolisian berlalu.
"Setelah mobil patroli Lantas Polres Klungkung melintas, sekitar 30 menit kemudian aksi balap liar kembali terjadi," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 5487 MI yang dikendarai Ngakan Gede Darma Kusuma, 18, seorang pelajar asal Dusun Anjingan, Desa Getakan, Banjarangkan, Klungkung, melaju dari arah timur ke barat. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan yang dikendarainya ditabrak dari belakang oleh sepeda motor lain yang belum diketahui identitasnya.
Akibat benturan tersebut, Ngakan Gede Darma Kusuma mengalami luka lecet di bagian kepala. Sementara itu, penumpang yang diboncengnya, I Komang PWP, 15, mengalami luka di kepala, kaki, dan paha. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapat perawatan medis. Namun nahas korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, korban sebelumnya izin meninggalkan rumah untuk membuat ogoh-ogoh di Bale Banjar setempat, namun ternyata keluarga korban mendapatkan kabar jika korban mengalami kecelakaan di kawasan PKB. (*)