Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rekaman Sebut Jalur Gianyar Zona Merah Viral, Kadus Banjar Kemenuh Minta Maaf, Akui Keceplosan

Wiwin Meliana • Selasa, 4 Maret 2025 | 17:42 WIB

Kadus Banjar Kemenuh Minta Maaf Usai Rekaman Suara Sebut Jalur Penghubung Gianyar Zona Merah Viral
Kadus Banjar Kemenuh Minta Maaf Usai Rekaman Suara Sebut Jalur Penghubung Gianyar Zona Merah Viral

BALIEXPRESS.ID-Pembuat dan penyebar rekaman suara di grup WhatsApp (WA) yang menyebutkan bahwa jalur penghubung antara Banjar Tegenungan dan Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali sebagai zona merah kini terungkap.

Baca Juga: Dilaporkan ke Badan Kehormatan, Niluh Djelantik Siap Hadapi Sidang Kode Etik

Rekaman viral dengan durasi masing-masing 52 detik dan 33 detik dibuat oleh Kadus Banjar Kemenuh, Ida Bagus Putra Radiatmika.

Terkait voice note yang viral, kadus Banjar Kemenuh pun meminta maaf.

Rekaman itu ia buat memalui akun pribadinya dan dikirimkan kepada 11 kadus ke Desa Kemenuh.

Pihaknya mengaku keceplosan saat membuat pernyataan tentang zona merah di Kawasan jalur penghubung antara Banjar Tegenungan dan Desa Sukawati.

Baca Juga: Polisi Buru Pengendara yang Tabrak Korban Kecelakaan di PKB Klungkung

“Saya mengklarifikasi atas ucapan saya tentang zona merah, terkait dugaan begal yang belum tentu terjadi. Itu mutlak kesalahan saya pribadi karena keceplosan,” jelasnya dikutip pada Selasa (04/03/2025).

Pihaknya mengaku tidak ada maksud menakut-nakuti warga, pihaknya hanya ingin masyarakat lebih berhati-hati dan aman saat melintas di jalur tersebut.

Sementara itu kepada desa Kemenuh Dewa Nyoman Neka, SH., menyebut bahwa pelaku penyebar rekaman suara itu hanya berkeinginan agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang dimaksud.

Baca Juga: Gegara samakan Makna ‘Lebian Munyi’ dan ‘Banyak Bacot’, Warganet Bali Geruduk Akun Dr. Togar Situmorang

Sebelumnya diberitakan, Warga Gianyar digemparkan dengan beredarnya dua rekaman suara di grup WhatsApp (WA) yang menyebutkan bahwa jalur penghubung antara Banjar Tegenungan dan Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali sebagai zona merah.

Rekaman misterius yang memperingatkan warga untuk tidak melewati jalur tersebut pada malam hari memicu kekhawatiran dan spekulasi di kalangan masyarakat.

Dua rekaman suara yang viral, masing-masing berdurasi 52 detik dan 33 detik.

Keduanya tidak memberikan detail spesifik mengenai insiden yang terjadi sehingga jalur itu disebut zona merah.

Baca Juga: Perluas Layanan Wealth Management, BRI Hadirkan Private Signature Outlet di Surabaya

Narator dalam rekaman tersebut hanya menyebutkan adanya kejadian yang sedang diselidiki oleh polisi dan satuan tugas lainnya.

"Mohon jangan dulu melewati jalur Tegenungan, karena nika kari zona merah kari ditelusuri oleh Polisi dan buser karena dua hari yang lalu wenten kejadian," demikian suara dalam salah satu rekaman.

Editor : Wiwin Meliana
#Kadus #zona merah #rekaman suara #minta maaf #kemenuh